Wakil Bupati Aceh Tamiang Sebut LKPJ Tahun 2020 Bersifat Un-Audited

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Aceh Tamiang anggaran tahun 2020 disebut Wakil Bupati Aceh Tamiang, bersifat sementara alias un-audited. Sidang Paripurna LKPJ tersebut, berlangsung di ruang Sidang Utama Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Aceh Tamiang diwakili Wakil Bupati, H T Insyafudin ST mengatakan, penyampaian LKPJ ini merupakan kewajiban kepala daerah yang diamanatkan peraturan perundang-undangan, guna mendapatkan masukan, saran dan rekomendasi bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintah ditahun yang akan datang.

“Berkenaan dengan penyerapan/realisasi anggaran yang disampaikan dalam LKPJ ini bersifat un-audited atau sementara,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam LKPJ inj belum merupakan laporan pertanggung keuangan daerah Kabupaten Aceh Tamiang tahun anggaran 2020.

“Laporan keuangan daerah nanti akan disampaikan tersendiri, setelah adanya pemeriksaan oleh adanya pemeriksaan dari Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujar Insyafuddin.

Secara rinci, Insyafuddin menjelaskan, anggaran APBK tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp. 1.244.197.266.585 sementara realisasi APBK Rp. 1.193.037.028.709 atau mencapai 95,89%.

“Melalui LKPJ Aceh Tamiang diharapkan segenap anggota DPRK memiliki bahan dan informasi secara lengkap yang dapat mencerminkan kinerja Kepala Daerah Kabupaten,” tutur Wakil Bupati.

Sebelumnya, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto ST saate membuka paripurna LKPJ Bupati mengatakan, sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 18 tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2009 tetang laporan evaluasi dan penyelenggaran Pemerintahan Daerah.

“Tertuang pada pasal 18 ayat 1 LKPJ disampaikan oleh Kepala Daerah dalam paripurna yang dilakukan 1 tahun sekali dalam 1 tahun paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait