BERITA TERKINIPOLITIK

Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo Resmikan Ruang Storage di Museum Daerah Tulungagung

×

Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo Resmikan Ruang Storage di Museum Daerah Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., saat akan memotong pita peresmian ruangan storage museum budaya, Rabu (12/10) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E meresmikan ruangan storage di Museum Daerah Tulungagung, sekaligus membuka sosialisasi penyebaran informasi koleksi museum, Rabu (12/10/2022).

Peresmian itu ditandai dengan pemotongan pita dilakukan oleh Wakil Bupati Tulungagung disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat.

Dalam sambutannya, Gatut mengatakan pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak khususnya seluruh staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung yang telah mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan ini sehingga berjalan lancar tanpa ada suatu hambatan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Tulungagung saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait khususnya Disbudpar atas terselenggaranya kegiatan ini,” kata Wabup Gatut Sunu Wibowo mewakili Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M.

“Ruangan storage di museum daerah dan sosialisasi penyebaran informasi koleksi museum saya nyatakan resmi dibuka,” imbuhnya.

Wakil Bupati yang merupakan kader PDI Perjuangan menambahkan Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang memiliki latar belakang sejarah yang sudah sangat tua.

Sehingga peradaban di Tulungagung bisa jadi sudah ada sejak jaman prasejarah. Hal ini, terbukti dengan ditemukan fosil manusia purba modern Homo Wajakensis pada tahun 1889 oleh B. D. van Ritschoten di Desa Wajak, Tulungagung, Jawa Timur.

“Ini merupakan bukti nyata yang tidak bisa dipungkiri, Tulungagung merupakan salah satu daerah sumber sejarah baik tingkat nasional bahkan di dunia,” kata Gatut.

Lebih lanjut Gatut menjelaskan Pemkab Tulungagung memiliki rencana membangun museum daerah yang lebih besar dan luas, mengingat museum yang sekarang kurang besar serta jumlah koleksi yang terus bertambah terutama temuan-temuan yang terus terjadi.

Selain itu, untuk memenuhi standar sarana-prasara museum masih sangat kurang, apalagi jika berkehendak naik kelas ke standardisasi Tipe B yang sebenarnya sangat mungkin dengan jumlah koleksi yang dimiliki, tentu masih perlu banyak penambahan yang harus dilakukan.

Sebelum mengakhiri sambutannya, lebih dalam Gatut memaparkan pihaknya mengajak kepada semua pihak, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur maupun Kementerian Agama Tulungagung yang menaungi sekolah-sekolah mengimbau untuk mengagendakan para siswanya berkunjung ke museum.

“Mari kita majukan museum dengan mengunjungi secara berkala,” paparnya.

“Ajaklah seluruh keluarga, sanak famili dan handai taulan untuk meramaikan museum. Jangan lupa bahwa dengan mengunjungi museum kita dapat belajar sejarah dan mengambil hikmah darinya,” sambungnya.

“Ingatlah pesan Bung Karno “jas merah”, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai sejarah bangsanya,” tandas Wakil Bupati seorang Pengusaha itu.