BERITA TERKINIHEADLINE

Wakil Bupati Tulungagung Bersama Forkompinda Salurkan BLT Dampak Inflasi

×

Wakil Bupati Tulungagung Bersama Forkompinda Salurkan BLT Dampak Inflasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., saat memberikan BLT Inflasi secara simbolis kepada penerima manfaat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (14/11) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Inflasi kepada 4.264 Keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak terjadinya Inflasi.

Penyaluran itu dilakukan secara simbolis dan diserahkan oleh Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (14/11/2022) Pagi.

“Kita serahkan secara simbolis BLT Inflasi ini kepada 10 KPM yang diundang di Pendapa ini bersama jajaran Forkopimda Tulungagung,” kata Wabup Gatut Sunu Wibowo dihadapan awak media.

Gatut menambahkan penyaluran bantuan ini diberikan kepada warga terdampak akibatnya terjadinya inflasi.

Selain itu, mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 500/4825/SJ Tentang penggunaan belanja tidak terduga dalam rangka pengendalian inflasi daerah.

“Atas dasar itulah Pemkab Tulungagung menyalurkan BLT Inflasi ini,” tambahnya.

“Disamping itu, karena adanya kenaikan harga Bahan bakar minyak (BBM),” tandasnya.

Tempat sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Drs. Suyanto, M.M., mengatakan hal serupa bahwasannya pihaknya menyalurkan BLT Inflasi ini kepada 4.264 Keluarga Penerima Manfaat yang terdampak akibat terjadinya inflasi.

“Tadi telah diserahkan secara simbolis kepada 10 penerima manfaat yang dilakukan oleh Pak Wabup Gatut Sunu Wibowo bersama jajaran Forkopimda,” ucap Mantan Camat Ngantru Kabupaten Tulungagung itu.

“Para penerima manfaat hari ini menerima 2 bulan secara langsung untuk Oktober dan November, masing-masing Rp.150.000,- sedangkan untuk Desember masih belum,” sambungnya.

“BLT Inflasi ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung tahun 2022,” kata Suyanto menambahkan.

Dia menambahkan pihaknya dalam menyalurkan bantuan ini dengan beberapa kriteria sehingga akan tepat sasaran.

“Kriteria itu diantaranya bagi nelayan miskin, ojek konvensional, ojek online, pedagang kaki lima yang rentan, dan lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Suyanto menjelaskan dalam penyaluran BLT Inflasi ini pihaknya benar-benar melalui pendataan secara akurat sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan lainnya yang sebelumnya sudah pernah disalurkan.

“Penyaluran ini tidak akan terjadi tumpang tindih dengan bantuan yang selama ini sudah berlangsung. Karena penerima BLT Inflasi bukan yang selama ini sudah menerima PKH maupun BPNT,” terangnya.

Menurut Suyanto, penyaluran BLT Inflasi secara simbolis diberikan kepada 10 KPM. Sedangkan untuk lainnya pihaknya mulai menyalurkan pada 17 November 2022.

“Jadi nanti, mulai 17 November 2022 disalurkan kepada KPM melalui Desa masing-masing, sehingga tepat sasaran,” ujarnya.

Kadinsos Tulungagung mengharapkan dengan penyaluran BLT Inflasi ini bisa meringankan beban masyarakat terdampak terjadinya inflasi.

“Mudah-mudahan bermanfaat untuk bantuan ini dan bisa meringankan beban warga terdampak inflasi,” harapnya.