HEADLINE

Warga Desa Sei Buluh, Libas Dua Pyton Raksasa

×

Warga Desa Sei Buluh, Libas Dua Pyton Raksasa

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Warga Desa Sei Buluh, Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari temukan dua ekor Pyton Raksasa sepanjang kurang lebih delapan meter Selasa sore (17/08/2021).

Informasi tersebut berhasil dihimpun Mattanews.co dari salah satu warga Desa Sei Buluh Supriono, ia menjelaskan penemuan ular Raksasa terhadap saat salah seorang warga bernama Muhaimin dan rekannya beristirahat duduk di Pohon besar roboh yang ternyata didalamnya berisikan Pyton Raksasa.

“Saat itu warga atas nama Muhaimin dan rekannya beristirahat duduk di atas kayu roboh berolobang usai motong karet, mereka merasa curiga karena ada bau amis. Akhirnya mereka berinisiatif memeriksa lobang kayu tersebut, dan ternyata isinya ular,” beber Supriono saat dikonfirmasi Via WhatsApp, Rabu pagi (18/08/2021).

Dilanjutkan Supriono, usai mendengar temuan ular ia langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, guna mengamankan Pyton tersebut.

“Selain mengamankan dua ular raksasa, warga juga menemukan telur ular yang berjumlah 80 Butir telur,” katanya.

Sementara itu diwaktu yang sama, Suharto selaku anggota Tim Rescue Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Batanghari membenarkan, bahwa sore kemarin dengan dibantu Warga Tim Rescue Damkar Batanghari berhasil mengamankan dua ekor ular Pyton di areal perkebunan Karet milik warga Desa Sungai Buluh kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari.

“Usai mendapat laporan dari warga Tim Rescue bergerak menuju TKP guna mengamankan dua ular raksasa tersebut,” kata penanggung jawab Tim Rescue Damkar Batanghari pengamanan ular Pyton Raksasa, Suharto melalui pesan WhatsApp

Ia juga menjelaskan, meskipun dibawah guyuran hujan Tim Rescue Damkar Batanghari dan warga membutuhkan waktu kurang lebih dua jam, guna mengamankan dua Pyton Raksasa yang bersembunyi dan mengeram di dalam Lobang kayu roboh.

“Ular bersembunyi di dalam Batang kayu roboh ukurannya juga besar, kita ekstra hati hati karena tidak ingin ada yang terluka. Setelah berhasil mengamankannya, ular tersebut kita serahkan kepada warga karena pemerintah tidak punya penangkaran,” pungkasnya.