Reporter : Selfy

PALEMBANG, Mattanews.co Bergulirnya pemberitaan tentang mobil ambulance yang dipergunakan untuk hantaran pernikahan di Lorong Assegap Kelurahan Tangga Takat Kecamatan Seberang Ulu II, Wakil Walikota (Wawako), Fitrianti Agustinda, merasa kecolongan. Pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan pemberian sangsi, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga : kadinkes berikan sangsi tegas mobil ambulance digunakan untuk fasilitas hantaran pernikahan

“Kita baru tahu, nanti kita cek dulu kebenarannya. Apakah milik pemerintah atau milik swasta. Meskipun itu, milik swasta, harus sesuai dengan peruntukannya, intinya sudah menyalahi aturan. Apalagi jika milik pemerintah, sebab itu fasilitas negara,” jelas Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, kepada awak media.

Disinggung langkah yang akan diambil, Fitrianti Agustinda akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, hingga sampai ke penyahgunaan mobil ambulance.

“Kita akan diskusikan dengan pihak kelurahan, kecamatan, bahkan kita akan turunkan inspektorat, untuk menanggani masalah ini. Jelas ini melanggar aturan, terlebih lagi dipergunakan untuk hantaran pernikahan. Seperti yang kita tahu, mobil ambulance ini dipergunakan untuk membawa pasien gawat darurat, atau membawa jenazah,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mobil Ambulance minibus nopol BG 1164 RL, jenis Suzuki, milik Yayasan Hamami Palembang, dipergunakan mengantar hantaran pernikahan di Lorong Assegap Kelurahan Tangga Takat Kecamatan Seberang Ulu II Palembang. Ditengah Pandemi Covid 19, dua petugas menggunakan APD lengkap, membunyikan isyarat sirene, cukup menarik perhatian warga warga, melintas di atas Jembatan Musi IV Palembang.

Editor : Selfy

 

 42 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :