Yaya, Petugas Kebersihan DLH Ciamis yang Penuh Semangat dan Jadi Panutan

MATTANEWS.CO, CIAMIS – Terik matahari yang membuat hari semakin panas, tak mematahkan semangat para pahlawan kebersihan yang berprofesi sebagai pembersih jalan dan pengangkut sampah untuk bekerja meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Hal tersebut terlihat beberapa lelaki yang sedang memuat sampah ke atas Dump Truck dengan peluh yang bercucuran di sekujur tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Salah satunya, Yaya petugas pengangkutan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ciamis yang selalu membersihkan depo dari sampah yang dibuang oleh penggerobak pemukiman sekitar.

Setiap pagi hingga siang, Yaya bersama dengan teman-temannya mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar).

Menurut pengakuan Yaya, ia telah dua tahun menjadi petugas kebersihan pengangkut sampah. Petugas pembersih sampah yang selalu menggunakan topi bulat berwarna hitam tersebut berasal dari daerah Kalapa Jajar.

Ia mengatakan, berprofesi sebagai seorang pengangkut sampah itu tidaklah mudah. Artinya seseorang itu harus berani susah dan ikhlas untuk menjalankannya.

Seperti harus memegang sampah, menahan bau, badan pegal karena mengangkat beberapa keranjang sampah dan harus siap menerima kenyataan karena saat hari libur nasional tetap menjalankan tugasnya.

Meskipun Yaya bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DLH Kabupaten Ciamis, ia tidak pernah merasa iri terhadap teman-temannya yang sudah lebih dulu menjadi PNS.

Dia tetap merekahkan senyum sembari menjalani pekerjaanya setiap hari. Alasan Yaya bekerja di DLH juga dikarenakan dia senang dengan kebersihan.

Yaya sangat pandai mencari nafkah untuk keluarganya. Selain mengangkut sampah ke dalam truk, dia juga memilah antara sampah yang masih bisa dimanfaatkan atau tidak. Sampah yang dipilah tersebut bisa dijual kepada perongsok atau Bank Sampah.

“Saya sangat bersyukur sekali bekerja di sini, walaupun mengangkut sampah, tetapi pekerjaan ini bagi saya sangat membantu keluarga saya, apalagi ini dalam kondisi pandemi covid-19, banyak orang yang tidak mempunyai pekerjaan di Ciamis,” ucap Yaya kepada Mattanews.co, Rabu (5/5/2021).

Sedikit mencurahkan isi hatinya, ia mengatakan petugas kebersihan dan pengangkut sampah sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi petugas kebersihan adalah pekerjaan yang sangat mulia.

Ia menjelaskan, profesi yang sedang dijalaninya tersebut harus didukung ketekunan dan kesabaran yang tinggi. Terlebih lagi di bulan suci Ramadhan seperti ini, harus melawan teriknya matahari sambil menahan haus dan lapar.

Selain itu, secara realita ia mendapatkan upah yang tidak terlalu besar seperti gaji orang kantoran yang duduk di belakang meja.

“Meskipun upah saya tidak besar, tetapi itu bukan alasan saya untuk mengeluh, karena besar dan kecil pendapatan, itu adalah rezeki dari Tuhan. Karena selain upah dari kantor, saya juga sering diberikan uang dari pemilik rumah yang ketika sampahnya kita angkut,” tandasnya.

Ia menambahkan, dirinya selalu merasa bersyukur dengan hasil yang ia dapatkan. Semangat kerjanya didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Beberapa teman seprofesinya pun mengatakan, Yaya merupakan sosok panutan yang kerap kali dijadikan contoh bagi mereka.

“Yaya itu teman yang selalu bersemangat ketika kerja. Kadang kala ia justru menjadi penyemangat kami,” ujar salah satu teman seprofesinya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait