NUSANTARA

Mercon Meledak di Desa Sukorejo Wetan Tulungagung, 2 Tewas dan 7 Orang Teruka

×

Mercon Meledak di Desa Sukorejo Wetan Tulungagung, 2 Tewas dan 7 Orang Teruka

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Dusun Bangunsari Desa Sukorejo wetan Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung sempat heboh, pasalnya mercon meledak dan menewaskan dua orang dan tujuh orang luka-luka pada Senin (10/5/2021) sekira pukul.22.30 WIB.

Hal ini, dibenarkan oleh Kapolsek Rejotangan AKP Hery Poerwanto melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti kepada Mattanews.co melalui rilis pesan singkat, Selasa (11/5/2021).

“Memang benar, dua orang meninggal dunia dan dua luka berat sedangkan lima luka ringan, kejadian tersebut diakibatkan meledaknya petasan yang dirakit oleh beberapa orang di Desa Sukorejo wetan,” kata Dia.

Tri Sakti menambahkan kejadian ini berawal ditempat rumah Abdulah di Dusun Bangunsari RT 1 Rw 9 Desa Sukorejo wetan Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung telah terjadi meledaknya petasan yang dibuat oleh 9 orang warga.

“Jadi begini, pada Senin (11/5) sekira pukul.10.30 WIB ada sembilan orang merakit mercon didapur milik Pak Abdulah yang rencananya akan dikenakan pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H namun terjadi kesalahan akhirnya meledak,” tambahnya.

Lebih lanjut Tri Sakti menjelaskan adanya laporan dari warga tersebut, akhirnya Polsek Rejotangan langsung mendatang Tempat kejadian perkara (TKP) tersebut dan melakukan identifikasi korban.

“Korban meninggal dunia ada dua orang MA (25) warga RT 1 Rw 9 Dusun Bangunsari dan NI (21) warga Desa Sukorejo wetan,” jelasnya.

“Sedangkan korban luka AS (35) warga RT 1 Rw 9 dan ZA (23) warga RT 1 Rw 9 Dusun Bangunsari Desa Sukorejo wetan Kecamatan Rejotangan. Untuk korban luka ringan GP (21) RT 1 Rw 9, FA (27) Rt 2 Rw 9, DW (19) Rt 2 Rw 9 Desa Sukorejo wetan,’ sambungnya.

Tutur Tri Sakti masih menjelasksn bahwa dua korban setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Iskak yaitu SE (20) dan AB (21) warga Rt 2 Rw 9 Dusun Bangunsari Desa Sukorejo wetan.

“Begini, menurut keterangan saksi Abdul Rahman ke pihak Polsek Rejotangan bahwa saat pulang dari rumah mertuanya, saksi melihat beberapa orang datang disamping rumahnya tempat orang tuanya yang sudah tidak dihuni untuk merakit petasan dan rencananya akan dikenakan pada saat Lebaran nanti,” jelasnya.

“Sekira pukul 22.30 WIB saksi saat tertidur dan terbangun saat mendengar suara ledakan disamping rumahnya. Setelah itu saksi keluar rumah melihat apa yang terjadi, selanjutnya hanya melihat beberapa korban yang dalam keadaan terluka,” sambungnya.

Dengan kejadian tersebut akhirnya mengundang beberapa warga datang kelokasi ledakan tersebut. Warga memberikan pertolongan dengan mengevakuasi dan dirujuk ke RSUD dr.Iskak selanjutnya dilaporkan kejadian ke Polsek Rejotangan.

Masih kata Tri Sakti memaparkan bahwa rumah yang terjadi ledakan tersebut guna untuk penyelidikan lebih lanjut sudah dipasang police line oleh aparat setempat.

“Dua korban yang meninggal hari ini sudah dimakamkan,” tukasnya.