MATTANEWS.CO, OKI – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru diwakili Pj Sekda yang juga selaku Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Prov. Sumsel, SA Supriono meresmikan gedung Kantor UPTD Jalan dan Jembatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (9/3/2022) pagi.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda, Gubernur Herman Deru berharap keberadaan UPTD Jalan dan Jembatan di Kabupaten OKI tersebut dapat menjadi perpanjangan tangan Pemprov Sumsel dalam memberikan pelayanan pada masyarakat utamanya dalam penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan secara baik.
“UPTD yang ada disini akan menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi dalam melayani masyarakat sesuai dengan tupoksinya,” tegas Supriono.
Menurutnya, gedung baru UPTD jalan dan jembatan yang diresmikan kali ini diharapkan dapat menjadi motivasi semangat kerja bagi para staf dan jajaran yang berkantor di UPTD dalam menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak bagi lalulintas perekonomian warga setempat.
“Keberadaan gedung UPTD Jalan dan Jembatan yang terletak di perbatasan OKI dan OI ini sangat strategis sebagai pusat layanan koordinasi, menampung aspirasi masyarakat terkait dengan infrastruktur jalan dan jembatan di kedua kabupaten bertegangga ini,” imbuhnya.
Supriono mengungkapkan bukan saja di Kabupaten OKI yang dibentuk UPTD PU namun juga akan menyusul pembentukan di Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel. Tujuannya tidak lain guna memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan.
“Gedung UPTD di OKI ini dibangun pada tahun anggaran 2021 lalu dengan kegiatan pemeliharaan dan rehibilitasi menelan dana 3 Milyar dengan luas bangunan 418 meter persegi, dibangun dengan dua lantai,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Kab. OKI Hj. Mejiarti menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemprov yang sudah memberikan fasilitas perkantoran yang layak.
“Kami beserta jajaran akan lebih bersemangat dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.
Dia juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas PU BMTR di kedua kabupaten yang bertetangga itu dalam hal penyediaan infrastruktur yang baik bagi masyarakat.














