MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tulungagung Provinsi Jawa Timur di ballroom salah satu hotel setempat, Minggu (13/8/2023).
Wakil Bupati Tulungagung yang juga merupakan Kader PDI Perjuangan itu mengatakan profesi Bidan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Menurut Gatut Sunu lebih akrab disapa, pelayanan kebidanan itu berfokus pada upaya pencegahan, promosi kesehatan, pada masa sebelum hamil, masa hamil, masa persalinan, masa nifas, masa menyusui, pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, dan pelayanan keluarga berencana.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tulungagung saya ucapkan selamat HUT IBI Cabang Tulungagung ke-72. Kami harapkan tetap solid, kompak, rukun dengan tujuan yang sama dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
Gatut Sunu menambahkan sebagai organisasi profesi menjadi ujung tombak melayani kesehatan ibu dan anak, ia mengharapkan agar senantiasa meningkatkan kompetensi dan lebih profesional.
Seiring bertambah usia ini, sambung Gatut Sunu, maka profesi Bidan sebagai petugas kesehatan menjalankan amanah dengan rasa tanggungjawab dan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati.
“Jalankan amanah itu dengan rasa tanggungjawab dengan tetap memegang teguh kode etik profesi,” tambahnya.
“Tugas utama Bidan itu sangat berat dalam membantu pemerintah menurunkan angka kematian, kesakitan ibu dan bayi baru lahir juga mencegah terjadinya stunting,” imbuhnya.
“Semoga dengan ulang tahun ke-72 yang sudah memasuki usia yang cukup tua ini, anggota IBI Cabang Tulungagung semakin dewasa dan menjadi contoh bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Tulungagung,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan HUT IBI ke-72 ini dengan mengusung tema ‘Satukanlah Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti.’
Dalam era transformasi kesehatan yang terus berkembang ini, jelas Gatut Sunu, maka tantangan yang dihadapi oleh bidan semakin kompleks, namun demikian, ia percaya bahwa dengan semangat yang kuat kompetensi yang tinggi serta berlandaskan pada bukti dan pengetahuan yang akurat akan mampu menghadapi dengan baik.
“Langkah-langkah menuju transformasi kesehatan yang berkesinambungan tidak dapat dilakukan secara terpisah dibutuhkan kerjasama yang erat antara Pemkab, IBI, tenaga kesehatan dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan kebidanan,” terangnya.
“Kami mengapresiasi dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh para bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas, sehingga apa yang diemban tersebut sangatlah mulia,” pungkasnya.















