MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Dicurhati minimnya jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., melontarkan jawaban bijak disambut aplaus peserta audiensi dari Dinas Kesehatan setempat.
“Kebutuhan dokter itu sangat vital bagi kami dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap salah satu Kepala Puskesmas dalam dialog kerja dihadapan audiensi.
Menanggapi keluhan itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengatakan bahwasanya dialog kerja antara Dinas Kesehatan bersama Pemerintah kabupaten Tulungagung ia menganggap sangat penting sekali.
“Karena dialog kerja tadi disampaikan keluhan-keluhan apa permasalahan apa yang ada di lapangan dan apa yang perlu disampaikan kepada kami sehingga kami akan bisa menindaklanjuti dari permasalahan yang ada di lapangan,” ucap Bupati Gatut Sunu lebih kerap disapa.
“Yang utamanya adalah terkait kekurangan tenaga dokter di masing-masing Puskesmas. Alhamdulilah, kami tadi diskusi dengan Pak Plh Sekda (Soeroto) kira-kira kekurangan itu berapa dan tentunya tetap mempertimbangkan anggaran kita agar bisa mengcover atas kekurangan dari pegawai dokter,” imbuhnya.
“Dan, tentunya ini secepatnya akan kita laksanakan dan harus kita usulkan dulu pusat disamping mempertimbangkan atas kekuatan anggaran kita sehingga pelayanan kami kepada masyarakat Tulungagung bisa maksimal sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.
Tempat sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Anna Sapti Saripah, S.K.M., menuturkan bahwasanya dari jumlah keseluruhan 32 Puskesmas yang tersebar di 19 Kecamatan, sebagian besar belum memiliki formasi tenaga kesehatan yang lengkap.
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Tahun 2014, sambung dia, terdapat sembilan jenis tenaga kesehatan wajib di setiap Puskesmas, diantaranya dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, dan tenaga kefarmasian.
“Terkait dokter gigi, kami hanya kurang satu orang, tapi untuk dokter umum, kekurangannya cukup signifikan,” tuturnya.
“Adapun untuk jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas wilayah Tulungagung masih belum mencukupi kebutuhan. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, saat ini hanya tersedia 59 dokter umum, sementara kebutuhan idealnya mencapai 81 orang,” sambungnya.
Pantauan Mattanews.co, dialog kerja bersama Dinas Kesehatan ini dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., Plh Sekda Soeroto, S.Sos., Plt Kepala Dinas Kesehatan Anna Sapti Saripah, para Kepala Bidang, dan 32 Kepala Puskesmas bertempat di Ruang Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat.














