BERITA TERKINI

Gencar Ajak Puluhan Elemen Masyarakat Ciptakan Toleransi

×

Gencar Ajak Puluhan Elemen Masyarakat Ciptakan Toleransi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Gerakan Cinta Rakyat (Gencar), melakukan kegiatan diskusi dengan tema “Merawat Komunikasi Meneguhkan Toleransi”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Palembang yang di ikuti oleh puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat Palembang.

“Jika kita bicara toleransi maka kita akan berbicara tentang keadilan. Bagaimana pemerintah bisa mensejahterakan rakyatnya. Bagaimana kedudukan tidak lagi dapat membedakan status sosial seseorang untuk bisa mengambil keuntungan dari pihak lain, ” Kata ketua Gencar Charma Afrianto SE saat menyampaikan materi Rabu (9/7/2025).

Bagaimana pemerintah bisa mengentaskan kemiskinan. Bagaimana masyarakat di semua lapisan bisa merasakan hak kemerdekaan di dalam akses pendidikan dalam akses kesehatan. Itu yang harus dirasakan atau diberikan oleh pemerintah. Harus ada ruang komunikasi sesama masyarakat dan pemerintah.

Pihak pemerintah harus ada komunikasi antara masyarakat yang satu dengan lainnya. Sehingga apa yang menjadi harapan bersama bisa dapat terwujud.

Seperti contoh komunikasi sebagai individu yang baik, tidak semua masalah bisa diselesaikan oleh negara dalam hal ini pemerintah.

Seperti sebuah pendidikan yang saat ini sulit untuk bisa menjadi sebuah contoh yang baik, tapi jika hal ini dilibatkan dengan mahasiswa yang memiliki pola pikir baik. Jika ada teman yang kesulitan dalam hal finansial atau materi, maka teman-teman yang lain ikut membantu membayar uang kuliah tersebut. Ini adalah sebuah bentuk toleransi yang nyata dalam bermasyarakat.

“Kita sudah bosan dengan perpecahan apalagi terkait agama. Bahkan yang memiliki agama yang sama saja kadang tidak memiliki jiwa toleransi. Hal ini tidak perlu dibahas dan kita semua sudah bosan untuk berpecah belah. Kita berharap agar tokoh agama para alim ulama dapat mempersatukan kita generasi muda dalam mewujudkan toleransi yang baik, ” Harapnya.

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin 3 mengatakan, substansi bahwa islam toleransi terhadap agama lain. Janganlah kalian memaki sembahan-sembahan lain. Agar tidak terjadi permusuhan sebab ini wujud toleransi, berbagai aspek kehidupan harus toleransi dalam bentuk apapun.

Islam melarang memaki agama lain, sumsel harus tetap zero konflik. Ia pun pernah mengawal kekalahan ahok asyik untuk kegiatan obor.

Saat itu ribuan atau lebih dari 80% ruko di wilayah Palembang milik warga Tionghoa. Tapi berkat toleransi maka pawai obor yang dibawah oleh masyarakat tidak ada yang dilempar kepada ruko.

“Kita yakin umat islam memiliki nilai toleransi lebih tinggi dibandingkan umat lainnya. Hanya saja beberapa kelompok dan individu yang sering memanfaatkan umat yang besar ini. Sehingga tampak di permainan bahwa Islam merupakan agama yang kurang memiliki nilai toleransi, ” Ujarnya.