MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Penglihatan yang jernih adalah karunia besar. Saat jendela dunia mulai memudar, hidup pun terasa kurang lengkap. Dengan hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah banyak membantu masyarakat di Indonesia dalam memberikan layanan jaminan kesehatan yang optimal, sehingga tetap produkif dalam menjalankan aktivitas masing-masing. Sebagai penyelenggara JKN, BPJS Kesehatan berkomitmen terus berupaya memberi pelayanan maksimal dan melakukan peningkatan layanan.
Hal ini lah yang dirasakan oleh Dedeh Sa’diah (48), seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kelurahan Sidodadi yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014. Saat ditemui pada salah satu Rumah Sakit Kota Langsa, Jum’at (01/08/2025), Dedeh tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di poli mata.
“Saya sudah pakai kacamata sejak lama dan sekarang sudah tidak cocok lagi. Mata saya sering berair dan terasa tidak nyaman, apalagi saat membaca. Jadi hari ini saya putuskan untuk melakukan pemeriksaan lagi, karena terakhir saya melakukan pemeriksaan itu sekitar dua atau tiga tahun yang lalu. Takutnya ukuran kacamatanya sudah berubah dan perlu disesuaikan lagi,” ujar Dedeh.
Sesuai prosedur pelayanan berjenjang dalam Program JKN, sebelum ke rumah sakit Dedeh terlebih dahulu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat ia terdaftar. Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter di FKTP kemudian memberikan rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan di poli mata.
“Saya dapat rujukan ke Rumah Sakit ini, setelah itu saya di arahkan untuk mengambil antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN. Ternyata gampang banget prosesnya, saya nggak perlu datang pagi-pagi buat antre. Tinggal pilih jadwal di aplikasi, lalu datang sesuai waktu yang dipilih. Aplikasinya juga gampang dipakai, kita tinggal ikuti petunjuknya. Buat saya yang nggak terlalu paham teknologi pun masih bisa ngikutin,” ucap Dedeh.
Dengan keberadaan Aplikasi Mobile JKN, Dedeh merasa sangat terbantu dengan inovasi dari BPJS Kesehatan ini. Menurutnya Aplikasi tersebut membuat proses pelayanan menjadi lebih praktis dan efisien, terutama dalam hal pengambilan antrean dan pengecekan jadwal pelayanan.
“Saya sangat mengapresiasi dengan Aplikasi Mobile JKN, hanya dengan satu aplikasi saya dapat merasakan banyak kemudahan. Saya juga tahu banyak sekali fitur di Aplikasi Mobile JKN selain antrean online yang dapat saya manfaatkan untuk mengakses layanan kesehatan. Tapi untuk saat ini karena saya baru menggunakan fitur antrean online, saya masih belajar pelan-pelan fitur lainnya. Yang jelas fitur antrean online sangat membantu dan memudahkan saya saat berobat,” katanya.
Dedeh juga mengapresiasi pelayanan yang ia terima di rumah sakit, baik dari dokter, perawat, maupun petugas administrasi. Semuanya dinilainya ramah, sabar, dan profesional dalam melayani peserta JKN seperti dirinya. Ia juga menambahkan tidak merasakan adanya perbedaan layanan dengan pasien umum dan pasien JKN dengan segmen lainnya.
“Alhamdulillah, selama proses pemeriksaan hingga pemesanan kacamata saat itu semua berjalan dengan mudah, saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah dan BPJS Kesehatan. Saya merasa sangat senang karena telah terdaftar sebagai peserta Program JKN. Bagi saya dengan menjadi peserta Program JKN memberikan rasa nyaman dan aman terutama dalam hal jaminan kesehatan. Kalau sewaktu-waktu sakit atau butuh berobat, saya nggak perlu khawatir soal biaya karena semuanya sudah dijamin,” ucap Dedeh dengan penuh rasa syukur.
Pengalaman Dedeh menjadi gambaran nyata bahwa Program JKN telah memberikan kemudahan dan kepastian layanan kesehatan bagi masyarakat dan dengan kehadiran Program JKN bisa memberikan perlindungan kesehatan yang komprehensif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan prinsip keadilan dan kemudahan akses.














