MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Akibat melerai adiknya yang berkelahi, KF (17), malah jadi korban pengeroyokan teman satu sekolahnya, SMK Syailendra Palembang. Tidak terima, paman korban, Marwan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes Palembang, Selasa (6/1/2026).
Dihadapan petugas piket, korban menjelaskan kejadiannya di Jalan DI Panjaitan Lorong Jama Jama Kecamatan Plaju, Palembang, Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, tepatnya saat pulang sekolah.
“Saat kejadian, saya melihat adik saya, RB, dicekik terlapor IB. Adik saya dikeroyok rombongan IB, yang saya tahu masih satu sekolah dengan saya. Melihat itu, saya mencoba melerai, namun malah saya menjadi sasaran mereka hingga babak belur seperti ini,” jelas korban, saat diwawancarai wartawan.
Marwan berharap, laporannya segera ditindaklanjuti polisi.
“Keponakan saya mengalami luka lebam dibagian wajah, hidung mengeluarkan darah dan kepala bagian belakang lebam. Oleh karena itu, semoga laporan saya segera di proses, agar pelaku dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutur Marwan.
Sementara, Kepala SPK Polrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan paman korban tentang dugaan penganiayaan terhadap anak dibawah umur.
“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” tukasnya.














