Reporter : Zulfitra
Aceh Tamiang, Mattanews.co – Masyarakat di kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang merasa pemerintah kabupaten (pemkab) Aceh Tamiang masih kurang memberikan perhatiannya terhadap Kecamatan mereka.
Hal itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Tgk Ridwan, saat menghadiri reses Anggota DPR-RI Komisi IV, T Khalid di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed.
Ridwan menyampaikan bahwa sejak Pemkab Aceh Tamiang masih ada kampung yang berada di kecamatan itu, belum pernah sekali pun merasakan jalannya di aspal.
Terlebih sejak Kabupaten Aceh Tamiang sudah memekarkan diri dari Kabupaten Aceh Timur.
“Padahal Kecamatan Manyak Payed ini juga bagian dari Kabupaten Aceh Tamiang. Tetapi mengapa seperti terasing,” katanya, Jum’at (27/12/2019)
Kepedihan mereka semakin bertambah ketika mendengar di tahun 2020 ini, dipastikan di kecamatannya tidak ada satu pun kampung yang mendapatkan pengaspalan dari pemerintah daerah.
Sementara masyarakat di kecamatan itu sangat mendambakan sekali infrastruktur yang layak.
Terlebih hampir sebahagian besar masyarakat di kecamatan itu, menggantungkan pendapatan mereka dari pertanian dan nelayan.
Dengan infrastruktur jalan yang layak, dia berharap dapat memangkas biaya produksi masyarakat.
Untuk itu, warga Kampung Le Bintah ini meminta kepada pemerintah daerah dan anggota legeslatif agar dapat memperhatikan kecamatan ini. Seperti halnya kecamatan lain di Kabupaten Aceh Tamiang ini.
“Kami masyarakat di kecamatan ini seperti anak tiri di mata pemerintah,” katanya.
Editor : Nefri