BERITA TERKINI

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tulungagung, Pemkab Tekan Gejolak Harga dan Jaga Daya Beli Warga

×

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tulungagung, Pemkab Tekan Gejolak Harga dan Jaga Daya Beli Warga

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memperkuat langkah pengendalian harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan. Program ini digelar sebagai langkah konkret memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga kebutuhan pokok terjangkau di tengah potensi gejolak harga di pasaran.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (6/8/2026).

Gerakan Pangan Murah yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026, memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan sekaligus melindungi masyarakat dari tekanan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

“Tujuan kegiatan ini bukan hanya menyediakan pangan murah, tetapi juga memastikan masyarakat merasa tenang karena kebutuhan pokok tersedia dan mudah didapat. Pemerintah terus berupaya menjaga agar tidak terjadi kelangkaan pangan di Kabupaten Tulungagung,” tegas Ahmad Baharudin.

Menurutnya, stabilitas pangan memiliki dampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok terkendali dan pasokan mencukupi, daya beli masyarakat dapat dipertahankan sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi.

Ahmad Baharudin menjelaskan, Pemkab Tulungagung terus memperkuat tiga pilar utama ketahanan pangan.

Pertama, meningkatkan ketersediaan pangan melalui hasil panen yang melimpah dan berkualitas. Kedua, memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Ketiga, mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

Tiga langkah tersebut diharapkan berjalan beriringan sehingga ketahanan pangan tidak hanya diukur dari banyaknya stok yang tersedia, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mendapatkan dan mengonsumsi pangan yang berkualitas.

Gerakan Pangan Murah sekaligus menjadi upaya memperpendek akses masyarakat terhadap komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terkendali.

Di sisi lain, kehadiran produk unggulan dalam kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan memperkuat potensi pangan lokal Tulungagung, sehingga kebijakan ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi daerah.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkab Tulungagung berharap masyarakat tidak terlalu terdampak apabila terjadi kenaikan harga komoditas pangan di pasar.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, serta mencegah terjadinya kelangkaan pangan.

Pemkab Tulungagung menegaskan stabilitas pangan akan terus menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat. Pemerintah daerah pun dituntut memastikan pasokan tersedia, distribusi berjalan, dan harga tetap berada dalam jangkauan warga.

Dengan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah ingin memastikan satu hal: kebutuhan pokok masyarakat Tulungagung harus tetap tersedia dan terjangkau, sementara gejolak harga tidak boleh dibiarkan menggerus daya beli warga.