Reporter : Andri
PRABUMULIH, Mattanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih telah resmi melaksanakan Program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada hari Kamis (21/5/2020).
PSBB tersebut ditandai dengan dilaksanakanya rekayasa pengaturan Lalu Lintas, untuk seluruh kendaraan yang berasal dari luar kota Prabumulih Sumsel.
Sejumlah check point dipintu masuk perbatasan kota mulai diaktifkan.
Wali Kota (Wako) Prabumulih Ridho Yahya dalam rekasaya tahap awal ini, langsung turun ke jalan melalukan penyetopan.
Terutama terhadap kendaraan berasal dari luar kota, yang mencoba melintas di jalur Jalan Sudirman.
Sementara pengalihan kendaran dari luar tersebut, dipindahkan jalur perlintasannya ke jalan Lingkar Kota Prabumulih.
“Memang selama PSBB nanti kendaraan dari luar yang hanya melintas sudah kita siapkan jalur tersendiri untuk tidak masuk kota yaitu jalan lingkar,” ucapnya.
Sejumlah check point sudah diaktifkan di pintu perbatasan, untuk melakukan pemeriksa terhadap kendaraan yang akan masuk jalur kota.
“Kendaraan akan disemprot cairan disinfentam terlebih dahulu. Pada tiap penumpang akan kita tanya keperluan dan kepentingannya. Dipastikan mereka akan dilakukan berbagai pemeriksaan seperti pengecekan suhu tubuh,” ucapnya.
Selama penerapan PSBB ini, para pengendara tidak boleh masuk kota.
“Kita sudah siapkan lapak lapak jualan dan tempat bongkar muat barang di Terminal sebagai solusi,” katanya.
Rekasaya penerapan PSBB ini akan berlangsung hingga H+2 hari raya Idul Fitri atau lebaran kedua.
Untuk pelaksaana PSBB selama 14 hari nanti, Wako Prabumulih meminta kepada seluruh petugas pos check point agar melaksanakan tugas dengan baik.
Sesuai dengan apa yang telah di instruksikan hingga tercapai suatu pekerjaan yang optimal.
“Bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab dan sesuai dengan yang telah diinstruksikan,melalui PSBB ini bisa sesegera mungkin dapat memutuskan rantai penularan Covid-19 diwilayah Kota Prabumulih,” harapnya.
Editor : Nefri














