Reporter : Lintang
PALEMBANG,Mattanews.co- Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang (SMH) menggelar upacara Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-73 tahun 2020 yang dilaksanakan secara sederhana. Namun disisi lain kegiatan sosial dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat
Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda mengatakan, dalam peringkat Hari Bakti TNI AU berbagi terhadap sesama adalah peringatan jauh lebih sakral.
“Bahwa sesuai amanat Kasau bahwa harus berbagi kepada masyarakat, berempati, memberikan bantuan langsung dan tidak langsung. Hal inilah yang kita lakukan dalam Hari Bakti TNI AU,”katanya
Dilanjutkannya makanya pihaknya selain penanaman 2020 pohon sukun secara serentak jajaran Lanud SMH menggelar berbagai kegiatan bakti sosial untuk masyarakat. Kegiatan itu berupa mulai dari donor darah, ziarah, pembagian sembako dan upacara Hari bakti ke -73.
“Penanaman pohon ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak maret lalu pada awal pandemi Covid-19, berbagai pohon yang ditanam seperti sukun, pisang, ketela, jagung dan lainnya. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Pangkalan TNI AU, tujuannya untuk menyiapkan ketahanan pangan,”pungkasnya
Sementara itu Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang (SMH) melaksanakan upacara Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-73 tahun 2020 yang dilaksanakan secara sederhana namun sakral. Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., selaku inspektur upacara dan bertindak sebagai komandan upacara Kapten Lek Edi Sudirman, di lapangan apel Lanud SMH, Rabu (29/7/2020)
Sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.P.P., yang disampaikan Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., mengatakan, kilas balik peristiwa heroik 73 tahun silam, tentang operasi udara pertama yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Udara. Bermodal keberanian dan semangat kejuangan, kadet penerbang Muljono, Sutardjo Sigit, dan Suharnoko Harbani berhasil menunjukkan bahwa Angkatan Udara tidak akan tinggal diam ketika kedaulatan negara terganggu, jelasnya
Namun keberhasilan operasi tersebut, harus dibayar mahal dengan jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA yang ditembak jatuh pesawat Kitty-Hawk Belanda, sehingga para pahlawan bangsa Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Muda Abdulrachman Saleh, dan Opsir Muda Udara I Adi Soemarmo, gugur dalam peristiwa yang kemudian kita peringati sebagai Hari Bakti TNI Angkatan Udara, terangnya.
Lebih lanjut, Pandemi COVID-19 masih terus melanda bangsa Indonesia. Bahkan, wabah virus ini telah menginfeksi lebih dari 16 juta jiwa yang tersebar di 216 negara didunia. Di Indonesia sendiri sudah menelan lebih dari 4.800 korban jiwa. Tidak hanya itu, dampak pandemi bahkan meluas hingga kehidupan sosial dan perekonomian bangsa.
“Namun demikian di balik musibah pasti ada hikmah dari COVID-19 kita belajar untuk saling berempati dan ikut merasakan kesulitan masyarakat di sekitar kita. Wabah ini mengajarkan kita untuk bersatu dan saling bahu membahu sebagai satu bangsa. Kita harus berjuang dan bangkit bersama. Saling mendukung dan saling meringankan beban saudara sebangsa dan setanah air,”pungkasnya
Editor : Lintang















