BERITA TERKINI

Dapat Predikat Paling Tidak Patuh Penggunaan Masker, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Angkat Bicara

×

Dapat Predikat Paling Tidak Patuh Penggunaan Masker, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
, Asep Sopari Al-Ayubi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya
, Asep Sopari Al-Ayubi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Gian

MATTANEWS.CO, KABUPATEN TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Mochamad Ridwan Kamil menyatakan Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah paling tidak patuh dalam penggunaan masker. Hal tersebut diungkapkan Pria yang akrab disapa Kang Emil ini pada saat rapat Evaluasi penanganan Covid-19 di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Jabar, Senin (18/1/2021).

Menanggapi hal itu, Asep Sopari Al-Ayubi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya angkat bicara terkait pandangan dari evaluasi orang nomor satu di Jabar ini.

Asep Sopari mengaku prihatin dengan hal tersebut, dan menganggap kinerja dari Satgas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya tidak maksimal, terutama dalam mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker.

“Sangat disesalkan, ini menandakan sosialisasi selama ini kurang efektive, gugus tugas covid-19 harusnya tetap semangat, jangan lelah untuk keberpihakan kepada masyarakat,” kata Asop kepada mattanews saat ditemui di ruangannya, Selasa (19/1/2021).

Asop mengatakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harusnya lebih gencar dalam melakukan penanganan pandemi covid-19, termasuk sosialiasasi penggunaan masker harus ditingkatkan.

“Karena penggunaan masker merupakan salah satu upaya terpenting dalam mencegah penularan covid19,” ujarnya.

Asop juga menyinggung anggaran yang tidak sedikt untuk penanganan covid19 di Kabupaten Tasikmalaya, menurutnya dengan anggaran yang besar harusnya penanganan bisa lebih maksimal.

“Harus lebih digiatkan lagi dalam menggunakan masker, karena itu merupakan upaya terkecil dalam hal mebcegah penularan. Status terburuk ini harus segera dirubah,” tandasnya.

Editor : Chitet