BERITA TERKINI

Nelayan dan Tim Gabungan di OKI Berhasil Giring Ikan Paus ke Laut Lepas

×

Nelayan dan Tim Gabungan di OKI Berhasil Giring Ikan Paus ke Laut Lepas

Sebarkan artikel ini
kan paus yang terjebak lumpur di Tanjung Kait Perbatasan Desa Simpang Tiga Abadi dan Dusun Sungai Kong Kecamatan Tulung Selapan OKI Sumsel akhirnya bisa berenang hingga ke tengah lautan (Dok. Humas Pemkab OKI / Mattanews.co)
kan paus yang terjebak lumpur di Tanjung Kait Perbatasan Desa Simpang Tiga Abadi dan Dusun Sungai Kong Kecamatan Tulung Selapan OKI Sumsel akhirnya bisa berenang hingga ke tengah lautan (Dok. Humas Pemkab OKI / Mattanews.co)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, OGAN KOMERING ILIR – Tim gabungan dari Dinas Perikanan, PSDKP, TNI AL, Dishub , Pol Airud Polres bersama warga setempat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), berjibaku menyelamatkan ikan paus yang terdampar.

Ikan mamalia sepanjang 7 meter tersebut, awalnya terdampar dan terjebak lumpur di Tanjung Kait Perbatasan Desa Simpang Tiga Abadi dan Dusun Sungai Kong Kecamatan Tulung Selapan OKI, pada Minggu (24/1/2021) pagi.

Setelah dilakukan penyelamatan secara dramatis, akhirnya ikan paus tersebut berhasil digiring ke laut lepas dan kembali ke habitatnya, pada hari Selasa, (26/1/2021).

“Proses evakuasi telah selesai dan ikan paus tersebut masih hidup. Namun terlihat kondisinya masih stres masih berputar-putar, sehingga tim membantu melakukan penggiringan ke laut agar ia bisa bebas,” ujar Ujar Jemy Camat Tulung Selapan OKI.

Sebelum berhasil menggiring ikan paus tersebut ke tengah lautan, tim gabungan dibantu warga setempat sudah membuat alur di lumpur, untuk memudahkan proses evakuasi.

Namun proses evakuasi baru bisa dimulai saat pasang naik pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dan ikan paus baru bisa digiriing ke laut pada Selasa pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Proses evakuasi menurut dia, sudah dilakukan warga sejak Senin (25/1/2021) kemarin. Namun terkendala kondisi air yang surut, sehingga dilanjutkan kembali pada hari Selasa saat kondisi air pasang.

“Awalnya ikan ditarik menggunakan speedboat, namun tidak berhasil. Lalu diganti dengan menggunakan kapal nelayan. Setelah itu digiring memakai speedboat dan kapal nelayan ke arah laut lepas,” ucapnya.

Jemi mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI Sumsel juga mengucapkan terima kasih kepada para warga setempat, yang sudah membantu upaya penyelamatan ikan paus tersebut.