Andai Ciamis Dinamai Galuh, Ini Kata Penggiat Budaya Muda

  • Whatsapp
Penggiat Budaya Muda Kabupaten Ciamis, Ricky Andriawan Marjadinata

Reporter: Kim

CIAMIS, MATTANEWS.CO – Keinginan sebagian masyarakat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), supaya nama Galuh digunakan menjadi nama kabupaten menggantikan nama Ciamis kini masih ramai diperbincangkan.

Bacaan Lainnya

Salah satu Penggiat Budaya Muda Kabupaten Ciamis, Ricky Andriawan Marjadinata, angkat bicara mengenai hal itu.

Ricky mengatakan, pada tanggal 12 Juni 1642, masih bernama Kabupaten Galuh. Saat itu berpindahnya pusat Kabupaten Galuh dari Garatengah. Yang letaknya di sekitar Cineam (Tasikmalaya) ke Barunay (Imbanagara).

Kemudian, pada tanggal 15 januari 1815, pusat Pemerintahan kembali pindah, dari Imbanagara ke Cibatu (Ciamis), oleh Bupati Rd. AA Wiradikusumah.

Selanjutnya, pada tahun 1916 oleh Bupati Rd. Tumenggung Sastra Winata, mengganti nama Kabupaten Galuh, menjadi Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, kalau masyarakat ingin mengganti kembali Kabupaten Ciamis, menjadi Kabupaten Galuh. Ditakutkan berdasarkan Kareu’eus (Kebanggaan_red). Tanpa memperhitungkan, mempertimbangkan, mempersiapkan prospek ke depan,” ujar Ricky

“Bagaimana peradaban Galuh dalam konteks saat ini?,” ucap Ricky. Saat mattanews.co menemui di kediamannya. Minggu (10/1/2021).

Selain itu, kemajuan kebudayaannya bagaimana, itu semua harus ada persiapan. Jangan sampai nama ingin kembali besar tetapi di akar belum kuat. Makanya beliau tidak bersuara dan tidak ikut-ikutan masalah ini.

Perlu Ada Persiapan yang Matang Mengubah Nama Ciamis menjadi Galuh

Selanjutnya kata Ricky, saat sebagian masyarakat ingin mengubah nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh, apakah itu salah? Tentu tidak.

Karena itu, bentuk aspirasi Masyarakat di dalam demokrasi. Dan, para penggiat kebudayaan juga menginginkan agar nama Ciamis berubah menjadi Galuh.

“Ok, menggantinya jadi nama Galuh, tetapi bagi saya pribadi nama Galuh itu sangat sakral,” jelasnya.

Galuh adalah sebuah nama yang mewakili peradaban besar dari 612 Masehi sejak jaman Sang Wretikendayun. Dan, secara arti Galuh dari bahasa sangskerta berarti permata.

Secara filosofi, Galuh identik dengan Galeuh yang merupakan bagian kayu yang paling keras, juga Galih yang berarti kalbu atau hati.

Ricky menambahkan, bahwa ada opini Masyarakat yang mengatakan kalau Kabupaten Ciamis ketinggalan dibandingkan Kabupaten yang lain. Jadi harapannya, jika berganti menjadi Kabupaten Galuh, bisa menjadi yang terbaik di antara yang terbaik dan bersaing, dengan Kabupaten dan Kota-kota besar lainnya.

“Hanya begini, setelah kita ganti menjadi Kabupaten Galuh kemudian ada berita di media, misalnya ‘seorang pejabat di Kabupaten Galuh tertangkap KPK karena korupsi‘. Atau, ‘telah terjadi pemerkosaan anak di bawah umur di Kabupaten Galuh’. Siapa yang malu? Nama Galuh yang sakral menjadi rusak. Apakah sudah terpikirkan sampai kesitu?,” tutupnya.

Editor: Fly

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait