BERITA TERKINI

Asisten III Data Ulang Aset Kendaraan Dinas Pemkab Batanghari

×

Asisten III Data Ulang Aset Kendaraan Dinas Pemkab Batanghari

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Badan Keuangan Daerah Bidang Aset, akan lakukan pendataan ulang secara fisik terkait kelayakan kendaraan Dinas bergerak.

Hal tersebut diminta langsung oleh Bupati Batanghari M. Fadhil Arief pada saat rapat perdana, dalam rangka penandatanganan Fakta Integritas Minggu pertama Bulan Maret 2021. Kegiatan pendataan Aset tersebut, dikoordinir langsung oleh Asisten III Administrasi Umum Iskandar.

“Sesuai hasil rapat dengan pak Bupati tanggal 1 Maret 2021 kemarin, kemudian rapat lanjutan Senin tanggal 8 Maret 2021. Kami sudah berkoordinasi dengan Kabid Aset untuk menjadwalkan pemeriksaan dan pendataan kendaraan dinas roda empat, dan telah kita Surati seluruh OPD untuk penjadwalan pendataannya. Untuk lebih rincinya konfirmasi ke Aset Daerah,” kata Asisten III Administrasi Umum Iskandar, Jumat (12/03/2021).

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah Azhar mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan pendataan secara tersurat dan jadwal pendataan fisik telah selesai.

“Pendataan fisik roda empat akan kita mulai Senin tanggal 15 Maret ini, ada 285 roda empat yang akan kita data nantinya,” ungkap Azhar selaku Kepala Bidang PBMD Bakeuda Batanghari.

“Adapun pendataan awal ini kita fokuskan pada kendaraan dinas roda empat. Setelah itu akan dilanjutkan pendataan terhadap kendaraan dinas roda dua dan aset bergerak lainnya,” sambungnya.

Dijelaskan Azhar, setelah melakukan pendataan fisik untuk layak atau tidaknya kendaraan tersebut diusulkan penghapusan dan dilelang, Aset akan gandeng KPKNL Jambi untuk penilaian harga jual kendaraan yang akan dilelang.

“Kita cek fisik di SKPD masing-masing dahulu, barangnya mana ada atau tidak. Setelah itu baru kita libatkan pihak ke tiga untuk penilaian harga kendaraan, kalau memang tidak layak, biaya perawatan nya besar maka akan kita masukkan ke daftar penghapusan dan dilelang,” pungkasnya