Batre Dicuri, Alat Berat Disegel, Pengawas Gudang Pupuk Soekarno Hatta Harapkan Polisi Cepat Tangkap Pelakunya

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sakim Nanda Budisetiawan Homandala (56) warga Residen A Rozak Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni berharap pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang dapat segera menangkap pelaku pencurian dua batre alat berat type GS 150 ampere dan penyegelan alat berat menggunakan rantai besi, saat berada di Soekarno Hatta Simpang Lampu Merah Talang Kelapa, hingga mengalami kerugian Rp 85 juta, Rabu (14/4/2021).

Bacaan Lainnya

“Saya harap polisi bisa bekerja profesional. Karena saya yang dikuasakan sebagai pengawas proyek gudang pembuatan pupuk mendapati alat berat kami dirusak. Bahkan dua batrenya dicabut oleh pelaku. Tak hanya itu, mereka juga menyegel alat berat kami dengan rantai besi,” jelas Pengawas Proyek Gudang Pupuk, Sakim Nanda Budisetiawan Homandala (56) saat diwawancarai dilokasi kejadian.

Dikatakan Sakim, petugas Polsek Sukarami, Identifikasi Polrestabes Palembang sudah lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Polisi sudah lakukan olah TKP dan saya mendapatkan kabar, kalau dua batre yang dicuri dilokasi tersebut sudah diamankan, namun pelakunya masih dalam penyelidikan. Nah, timbullah pertanyaan dibenak saya, kok bisa polisi menemukan atau menyita batre yang dicuri, sementara pelakunya tidak diketahui. Padahal menurut pekerja kami, pelakunya ada enam orang merampas batre dan menyegel alat berat kami,” ungkapnya.

Dijelaskan Sakim, sebagai penanggung jawab proyek, dirinya berhak mengecek pekerjaan pekerja proyek.

“Kalau kerugian dua batre itu mencapai Rp 5 juta, hanya saja kerugian waktu yang terbuang itu sudah mencapai Rp 80 juta. Target kami gudang proyek ini harus selesai selama dua hari, karena borongan. Jujur saja, kami sudah rugi waktu, kami tidak bisa bekerja. Kami harap, polisi bisa mencari jalan keluarnya masalah ini, agar kami bisa kembali kerja,” beber Mantan Anggota DPRD Provinsi Sumsel.

Menanggapi laporan tersebut, Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol Moch Abdullah membenarkan adanya laporan korban masih dalam penyelidikan.

“Laporannya masih dilengkapi dan diselidiki unit reskrim. Segera mungkin, kami akan tangkap pelakunya,” tegas Kasubag Humas Polrestabes Palembang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait