BERITA TERKINI

BUMD PT Sriwijaya Mandiri Sumsel Siapkan Bilik Disinfektan Mandiri

×

BUMD PT Sriwijaya Mandiri Sumsel Siapkan Bilik Disinfektan Mandiri

Sebarkan artikel ini

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Seketaris Perusahan BUMD PT Sriwijaya Mandiri Sumsel M.Andrei Utama,AT,S.IP mengatakan, dengan adanya status tanggap darurat atau siaga untuk Provinsi Sumsel akibat dari wabah virus Corona, Direktur Utama BUMD PT Sriwijaya Mandiri Sumsel Ir.H.Sarimuda,MT mengambil langkah cepat dan kongkrit dengan menyediakan bilik penyemprotan disinfektan untuk pegawai dan tamu. Hal ini merupakan protokol pencegahan tindakan preventif yang dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Pegawai kami masih menjalankan rutinitas Pekerjaan dikantor. Jadi sebagai upaya preventif, kami siapkan bilik disinfektan di kantor kami,” tutur Andrei.

Bilik disinfektan itu sambungnya, kita sebut Bilik Disinfektan Mandiri dan disediakan di pintu masuk sehingga seluruh pegawai dan tamu harus melakukan sterilisasi sebelum masuk ke area kerja.

“Proses disinfektan di dalam bilik dilakukan dengan sangat mudah. Di dalam bilik sudah disediakan cairan disinfektan dan alat yang akan menyebar cairan tersebut disemprotkan dari samping Walaupun tidak begitu menjamin dan tidak baik bagi kulit tetapi setidaknya kita upayakan dan atur untuk disemprotkan hanya pada pakaian, kita arahkan, jadi tidak di semprotkan dari atas tapi dari samping, sehingga kita di dalam bilik hanya memutar badan untuk upaya pencegahan dari wabah Covid-19,” beber dia.

Menurutnya Andrei, prosesnya cukup mudah, pegawai atau tamu tinggal masuk ke dalam bilik dan sebelum disemprotkan diharus memakai Masker menghindari agar cairan disinfektan tidak terhisap, menutup mata, lalu berputar. “Karena kita tahu cairan Ini untuk benda mati, makanya kita atur disemprotkan pada pakaian saja,” kata Andrei

Setiap pegawai yang akan masuk ke area kerja juga akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan ada laporan perhari ke Dirut. “Dan kita menyediakan hand sanitizer, masker khusus pegawai dan tamu, setiap jam pulang kantor kita rutin lakukan penyemprotan keseluruh area kantor,” ucapnya.

Terakhir dia menuturkan jika Dirut mereka sangat menyikapi serius dan apabila pegawai suhu badannya tinggi segera dilakukan pengobatan dengan memanggil dokter atau tenaga medis agar segera kita lakukan tindakan awal pengobatan dan otomatis Pegawai kita istirahat kan sampai suhu badannya turun.

“Kenapa kita memanggil Dokter atau tenaga medis agar lebih aman dan terjamin. Keselamatan Kesehatan Pegawai harus kita jamin, sesuai instruksi Direktur utama,” tutup Andrei

Seperti yang telah diketahui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meningkatkan status penanganan virus corona COVID-19. Dari semula waspada menjadi tanggap darurat atau siaga.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, mengatakan peningkatan status tersebut dilakukan setelah adanya. Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19 di Sumatera Selatan saat ini telah mencapai 285 orang semenjak virus ini merenggut nyawa satu warga Palembang. Sementara, jumlah PDP yang masih dirawat di ruang isolasi rumah sakit rujukan sebanyak 17 orang.

Editor : Anang