BERITA TERKINI

Bupati Tulungagung Buka Rakor GTRA 2025, Tekankan Reforma Agraria Berkeadilan dan Berkelanjutan

×

Bupati Tulungagung Buka Rakor GTRA 2025, Tekankan Reforma Agraria Berkeadilan dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Upaya percepatan Reforma Agraria kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Provinsi Jawa Timur. Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menata kembali struktur penguasaan dan pemanfaatan tanah secara adil dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 di Ruang Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (24/11/2025) siang.

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa Reforma Agraria bukan sekadar program administratif, tetapi fondasi keadilan agraria yang akan menentukan masa depan kesejahteraan masyarakat. “Reforma Agraria adalah ikhtiar untuk memastikan pemilik tanah di Indonesia, khususnya di Tulungagung, memperoleh keadilan dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegasnya.

Percepatan Reforma Agraria Butuh Sinergi Lintas Sektor

Mengusung tema “Mewujudkan Reforma Agraria yang Berkeadilan dan Berkelanjutan melalui Sinergi Lintas Sektor di Kabupaten Tulungagung”, rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah.

Bupati Gatut Sunu menyebutkan bahwa Reforma Agraria memiliki manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari peningkatan produktivitas lahan hingga penciptaan lapangan kerja baru. Namun, pelaksanaannya tidak lepas dari berbagai tantangan lintas sektor mulai dari perizinan, tata ruang, hingga kesiapan lahan yang clean and clear.

“Kita membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk mengedukasi masyarakat serta memastikan pelaksanaan Reforma Agraria berjalan efektif,” ujarnya.

GTRA Diperkuat Tiga Tim Teknis Hadapi Konflik dan Optimalkan TORA

Sebagai ujung tombak percepatan Reforma Agraria, GTRA Tulungagung diperkuat tiga tim teknis strategis, yaitu: Tim Teknis Penataan Aset dan Optimalisasi Sumber TORA, Tim Teknis Inventarisasi dan Penyelesaian Konflik Agraria, serta Tim Teknis Penataan Akses.

Bupati Gatut Sunu menegaskan pentingnya tanggung jawab semua anggota GTRA dalam menyukseskan percepatan Reforma Agraria. “Semangat kolaborasi harus menjadi kunci. Saya ingin seluruh anggota GTRA aktif dan memiliki komitmen kuat dalam penyelesaian masalah agraria,” tegasnya.

Melalui rakor ini, ia berharap lahir kesepahaman dan kesepakatan bersama terkait arah kebijakan penanganan Reforma Agraria yang nantinya dituangkan dalam berita acara resmi.

Bupati Resmi Buka Rakor GTRA 2025

Menutup sambutannya, Bupati Gatut Sunu membuka rakor secara resmi. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi GTRA Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Ia berharap hasil rakor mampu memperkuat pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan menjadi langkah nyata menuju tata kelola agraria yang lebih adil dan berkelanjutan di Tulungagung.

Dengan komitmen dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan keberpihakannya pada masyarakat dalam memastikan Reforma Agraria berjalan sesuai amanat Presiden dan kebutuhan rakyat. Rakor GTRA 2025 menjadi pijakan awal untuk mempercepat pemerataan akses dan pemanfaatan tanah demi kesejahteraan bersama.