Reporter : Sukirno

BATANG, Mattanews.co – Puluhan warga dari Desa Siguci, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, kembali mendatangi Polres Batang, Sabtu (21/11). Sebelumnya pada 15 Oktober lalu, mereka pernah mendatangi Polres Batang dan membuat laporan terkait dugaan pungutan liar saat pembuatan PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap).

Mereka ingin mempertanyakan hasil laporannya sekaligus untuk mendukungan Polres Batang dalam menuntaskan dugaan pungutan liar tersebut. Diketahui, berdasar hasil musyawarah desa besaran per bidang Rp350 ribu dalam pembuatan PTSL, ternyata diluar keputusan tersebut ada penambahan Rp200 ribu jadi total menjadi Rp550 ribu.

’’Polres Batang harus bekerja profesional. Tuntaskan kasus dugaan pungli pengurusan sertifikat di desa kami,’’ ungkap Agus Musyafak, warga Desa Siguci yang didampingi kuasa hukumnya Susilo Adji Pramono, SH dan Suherman selaku Ketua LSM Kamulyan.

Menurutnya, pungli terhadap orang kecil tidak boleh dibiarkan merajalela. Apalagi, pungli yang ada di desanya mencapai jutaan rupiah tidak hanya dugaan pungli di PTSL.

Ia menceritakan, setidaknya ada ratusan warga yang menjadi korban pungli dalam pengurusan PTSL tahun 2020. Pembayaran ratusan ribu rupiah diluar hasil musyawarah bersama tiap bidang itu, sebelumnya disebut warga tidak ada kesepakatan.

Meski ada panitia dalam pengurusan ini, tetapi dari bukti di tengah masyarakat, panitia itu hanya mengurusi administrasi. Sebaliknya, soal uang hasil pungli yang diminta dari masyarakat itu ternyata dikelola oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Yang menjadi ironi, pembayaran itu juga tidak disertai bukti kuitansi. ’’Itu kan miris,’’ tegasnya.

Suherman, Ketua LSM Kamulyan membenarkan warga Siguci mengadu dengan adanya dugaan pungli PTSL tersebut dan menunggu hasil pelaporan dan pihak Polres benar-benar menindaklanjuti apa tidak.

“Artinya saat ini masih informasi sepotong-potong. Jadi kami akan mengkonfirmasi kebenarannya. Apa betul sesuai yang diinformasikan oleh masyarakat. Atau seperti apa,’’ pungkasnya.

Editor : Chitet

 90 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :