HUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Diduga Aniaya Warga, DPC LPRI Minta Bupati SBB Copot Penjabat Nuniali

×

Diduga Aniaya Warga, DPC LPRI Minta Bupati SBB Copot Penjabat Nuniali

Sebarkan artikel ini

Reporter : Fitrah

MALUKU, Mattanews. co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kabupaten Seram Bagian Barat, Gladis Kakisina mengecam tindakan penjabat Desa Nuniali Demianus Nawe, yang terkesan arogan dan mengeroyok warganya, Martinus Lesy hingga terluka, Sabtu (11/07/2020).

“Beliau ini merupakan penjabat Desa Demianus Nawe, juga sebagai ASN bertugas sebagai mantri di Puskesmas Taniwel. Tidak sepantasnya melakukan penganiayaan terhadap warganya, bukankah pejabat publik harus mengayomi masyarakat,” jelas Kakisina, kepada wartawan online media ini.

Dikatakan Kakisina, semestinya pejabat publik Desa Nuniali lebih transparan dalam penggunaan anggaran Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa. Wajar, masyarakat ingin tahu lebih banyak soal pembagian bantuan di tempat tinggalnya.

“Karena ada yang tidak sesuai, maka kami mempertanyakannya kepada beliau (pejabat desa setempat-red). Mengejutkan, sifat asli dan tindakan arogan keluar dari pejabat tersebut. Beliau melakukan penganiayaan terhadap korban Martinus Lesy. Terlebih lagi keponakannya ikut mengeroyok,” tambahnya.

Dari itu, baiknya Bupati SBB, Moh Yasin Payapo untuk segera melakukan evaluasi atas pejabat desa tersebut.

“Kami minta Bupati dapat mencopot jabatan Demianus Nawe, karena tidak layak jadi seorang pangayom masyarakat,” tukasnya.

Editor : Selfy