Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Cidolog Ciamis Terendam Banjir

  • Whatsapp
Banjir di desa Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
Banjir di desa Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

MATTANEWS.CO, CIAMIS – Diguyur hujan lebat dengan intensitas air yang cukup deras, melanda desa Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Akibatnya, puluhan rumah warga terendam banjir.

Terjadinya luapan air yang lebih tepatnya di Dusun Pabuaran Rt 01 Rw 03 Desa Ciparay Kecamatan Cidolog ini, diakibatkan curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan meluapnya debit air sungai Ciseel yang berdampak pada puluhan rumah di sekitar terendam air pada Rabu (14/4/2021).

Bacaan Lainnya

Camat Cidolog Otong Bustomi mengatakan hujan deras terjadi pada Pukul 15.00 WIB. Setelah itu, kemudian banjir besar melanda sekira Pukul 17.00 WIB, dan baru bisa surut pada malam hari.

Melalui pesan singkat watsapp pada Rabu (14/4/2021) malam, selain dikarenakan curah hujan sangat tinggi, Sungai Ciseel yang tak dapat menampung air hingga akhirnya meluap ke pemukiman penduduk. Sedangkan dugaan lain dikatakan ia dikarenakan adanya pendangkalan pada sungai tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tetapi untuk kerugian materi, jelas ada namun belum bisa dipastikan berapa nilai kerugian yang dialami oleh warga”, jelasnya.

Lanjut dia, warga yang menjadi korban atas amukan air tersebut untuk sementara dievakuasi di Kantor Desa Ciparay, sembari menunggu banjir benar-benar surut. Untuk menunjang kebutuhan pasokan air bersih, saat ini diperoleh dari sumur yang ada di Mesjid Jami Desa Ciparay.

“Ada sekitar 4 rumah yang terendam di Dusun Pabuaran, sedangkan di Dusun Ciparay ada sekitar 28 rumah dan kurang lebih 5 hektare sawah terendam banjir”, jelasnya.

Beserta Satgas Desa, BPBD dan Tagana, Camat beserta Muspika tetap bersiaga dan memantau perkembangan. Sedangkan upaya agar tidak terjadi banjir dikemudian hari, ia mengatakan harus ada upaya antara lain mencegah erosi di hulu sungai, dengan pelaksanaan reboisasi dan pengawasan penebangan hutan, juga upaya normalisasi aliran sungai melalui pengerukan sungai yang telah mengalami pendangkalan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait