BERITA TERKINI

Ini Tips Penting Saat Membeli Hewan Kurban

×

Ini Tips Penting Saat Membeli Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Umat Islam sebentar lagi akan merayakan Hari Idul Adha, oleh karena itu Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta mengimbau masyarakat untuk lebih jeli saat akan membeli hewan ternak untuk kebutuhan kurban nanti.

Saat akan melakukan pembelian hewan pun, disarankan untuk tetap menjalankan prokes yang telah dianjurkan oleh pemerintah, mengingat situasi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Kepada mattanews.co, Kabid Peternakan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Wildan Sundari mengatakan bahwa mendekati Idul adha nanti pihaknya akan menerjunkan petugasnya untuk mengintensifkan pengawasan hewan ternak, baik itu yang dijual di pasar hewan atau kandang-kandang milik masyarakat.

“Ya, petugas kami nantinya akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan dari hewan ternak untuk kebutuhan kurban nanti,” kata Wildan, Senin (05/07/2021).

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban supaya terlebih dahulu memeriksa secara detail kondisi kesehatan hewan tersebut. Misalnya, dari fisiknya yang bisa terlihat secara kasat mata. Yakni, posturnya gagah atau tidak cacat, bermata bening, hidung dan mulut tidak berlendir, serta berbulu mengkilat.

“Kami juga akan memasang label khusus jika hasil pemeriksaan hewan ternak tersebut dinyatakan sehat. Jadi, selain periksa fisiknya kalau hendak membeli lihat saja label sehat yang tertera di hewan itu. Artinya, hewan tersebut telah lolos pemeriksaan kesehatan”, ucapnya.

Dia menjelaskan, pemeriksaan hewan ternak jelang kurban ini sengaja dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen daging. Karena, dikhawatirkan daging dari ternak tersebut tidak layak untuk dikonsumsi akibat terpapar penyakit menular.

Selanjutnya upaya yang dilakukan dinasnya ini, juga cukup beralasan. Mengingat, Kabupaten Purwakarta pernah memiliki riwayat penyebaran penyakit antraks. Meski saat ini sudah tak terdengar lagi kasusnya, akan tetapi tetap harus diantisipasi.

“Dulu memang pernah ada riwayat antraks. Tapi kami pastikan, saat ini sudah bebas dari penyakit tersebut “, jelasnya dia.

Wildan menambahkan, perayaan Idul adha 2021 ini berlangsung di tengah-tengah pandemi Covid-19.

“Dengan begitu, pihaknya juga berharap supaya seluruh penyelenggara atau panitia kurban lebih memaksimalkan penerapan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah saat melakukan pemotongan hewan maupun pembagian daging kurban nantinya “. pungkasnya.