Reporter: Muhamad Siddik
SERGAI, Mattanews.co – Jalan perlintasan Kereta Api tanpa Palang Pintu yang berada di dusun 1 Desa Sei buluh kecamatan Perbaungan kembali terjadi tabrakan, Jumat (27/11/2020) sekitar jam 03.00 WIB
Kali ini korbannya sebuah truk Kontainer bermuatan ikan kemasan, dari PT Regal Springs Indonesia. Ditabrak kereta api dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.
Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni melalui Kanit Laka Satlantas Polres Sergai IPTU Andi Sujendral ketika di komfirmasi Mattanews.co mengatakan, kejadian bermula saat Sugianto mengendarai Truk Kontainer B 9597 UEK, datang dari arah PT. Regal Springs Indonesia Atau PT. Aquafarm Nusantara menuju arah Sei Buluh Pekan.
Kemudian, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dugaan kurang hati-hati saat melintasi perlintasan Rel kereta api tanpa palang pintu.
“Sebelum kejadian kontainer sudah melintasi perlintasan rel Kereta Api,” katanya.
Namun setelah kepala truk kontainer melintas, kaki gandengan truk Kontainer tersangkut di rel kereta api, lalu supir mencoba untuk kembali mundur
Setelah Mobil Truk tersebut mundur dengan Posisi Kepala truk kontainer menyerong. Datang Kereta Api yang Identitas masinis dan Nomor Lokomotif tidak diketahui dari arah Medan menuju arah Tebing Tinggi. Sehingga tak dapat kejadia tak terelakkan lagi menabrak truk kontainer tersebut.
“Dari kejadian tidak ada korban jiwa, namun hanya kerusakan pada truk kontainer tersebut,” ungkapnya.
Sementara, setelah kejadian tabrakan ini salah satu warga sekitar yakni Erwin (47) di lokasi menyampaikan, kalau di perlintasan ini sudah sering terjadi kecelakaan.
Menurutnya tabrakan kereta api ini sering terjadi karena tidak adanya Palang Pintu. Padahal mobil atau pun sepeda motor sering melalui perlintasan kereta api ini.
“Sebab selain di sekitar banyak tempat tempat objek wisata di sekitaran itu juga ada pabrik-pabrik swasta,” jelasnya
Dari yang Erwin ketahui, dalam setahun belakangan ini sudah sekitar 10 kali terjadi tabrakan, dengan kereta api di perlintasan ini.
Untuk itu ia berharap kepada instansi terkait khususnya PT.KAI untuk segera memasang palang pintu kereta api. Agar kedepannya tidak terjadi korban jiwa.
Editor: Fly















