Mawardi Yahya Resmikan Gedung dan Hadiri Deklarasi Aliansi untuk Keadilan

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Deklarasi dan peresmian gedung Aliansi Untuk Keadilan (Alliance For Justices) yang berada di wilayah Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Seberang Ulu II, diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Ir.Mawardi Yahya didampingi oleh Ketua Aliansi Untuk Keadilan(AUK) Bagoes SH, Minggu (8/1/2023).

Dalam kegiatan Deklarasi dan peresmian gedung AUK tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumatra Selatan, H Mawardi Yahya selaku dewan penasehat secara resmi memberikan mandat kepada Ketua AUK Bagoes SH.

Dalam sambutannya Kakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengatakan, dalam mencari keadilan kita harus benar benar teliti dan jangan sampai kita salah melangkah dalam mengambil keputusan.

“Ingat harus benar benar teliti,” ungkap Mawardi. Mawardi menuturkan, menurut kita keadilan sama rata dan harus di fikirkan dalam mengambil langkah.

“Misal kebijakan harus ingat dampaknya bagaimana, apakah bermanfaat bagi orang lain dan kita, kalau bermanfaat bagi orang lain, dan tidak berdampak buruk untuk kita ya silahkan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Umum (Ketum) Aliansi Untuk Keadilan Bagoes SH MH didampingi Sekretaris Jasmadi SH MH dan Bendahara Desmon Simanjuntak SH mengatakan, setelah Deklarasi ini langkah ke depan seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Wakil Gubernur saat sambutan bahwa kita berbicara tentang keadilan, artinya asyarakat khususnya Semutra Selatan ini, yang merasa tidak adil, atau yang merasa dirugikan oleh negara ataupun hak-hak yang dirampas, kawan-kawan dari organisasi Aliansi Untuk Keadilan ini siap untuk membantu.

“Salah satu contoh, kasus kejadian pemerkosaan yang terjadi di Kabupaten Lahat. Itu butuh keadilan, karena orang tua korban pemerkosaan sampai datang ke Jakarta untuk mencari keadilan, setelah Deklarasi kami siap mendampingi, jadi tidak perlu lagi sampai menemui Hotman Paris di Jakarta, itu satu contoh bentuk kegiatan kami ataupun kami siap mendampingi masyarakat yang butuh tentang untuk keadilan dan hak-hak mereka,” ungkap Bagoes saat diwawancarai

Untuk membantu mendampingi suatu kasus itu tentunya terlebih dahulu kami bicarakan, intinya kami siap untuk membantu ketika kami dibutuhkan oleh keluarga mereka tadi, jika memang dibutuhkan kami siap, jika ada yang meminta untuk mendampingi terkait permasalahan hukum kami siap karena organisasi ini bukan milik individu.

Bacaan Lainnya

Menyikapi putusan yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Lahat yang memutus kasus persoalan kasus perkosaan dengan vonis hukuman 10 bulan, ini sangat miris dengan kondisi tersebut.

“Harusnya hakim yang memutuskan vonis itu jangan memakai mata kaki dalam memutuskan. Tapi harus memakai hati nurani dan fakta di lapangan,” tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait