Reporter : Ricky
LABUHANBATU, SUMUT, Mattanews.co – Kabar terbaru mayat sepasang sumainistri yang tergantung di jembatan Talihoran Sei Kalundang Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang Kecamatan Pangakatan Kabupaten Labuhanbatu, dugaan sementara digadang-gadang digantung setelah dibunuh.
Hal itu terangkan seorang pihak medis RSUD Rantauprapat dr Yudi. Saat awak media mengkonfirmasi, dokter Yudi menerangkan bahwa di leher terdapat luka robek diduga bekas sajam yang terdapat di leher kedua jenazah.
“Ya bang diduga kuat luka robek adalah bekas sajam bisa pisau dan parang dengan ukuran 4X15 cm, namun untuk hasil lebih jelas kita lihat dari hasil otopsi yang akan dilakukan nantinya,” kata dr Yudi.
Pernyataan dr Yudi diaminkan Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnat saat di temui media di depan kamar jenazah Rumah Sakit Umum Labuhanbatu, kedua jenazah di temukan tergantung di jembatan terdapat luka robek dileher.
“Dari hasil pemeriksaan awal medis di rumah sakit umum telah ditemukan luka robek di leher dengan ukuran 4X15 cm di duga bekas senjata tajam. Untuk pemeriksaan lebih lanjut pihak kepolisan akan membawa jenazah ke Rumah Sakit Siantar untuk melakukan otopsi,” ucap Krisnat.
Editor : Selfy














