BERITA TERKINIHUKUM & KRIMINAL

Perampokan Sadis di Talang Bakung, Wanita 38 Tahun Tewas Bersimbah Darah

×

Perampokan Sadis di Talang Bakung, Wanita 38 Tahun Tewas Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Warga Talang Bakung, Kota Jambi, digegerkan dengan aksi perampokan sadis yang menewaskan seorang wanita bernama Nindia (38), Kamis pagi (2/10/2025).

Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka akibat senjata tajam di dalam rumahnya, Jalan Ria Graphic, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, sekitar pukul 08.00 WIB.

Tidak hanya merenggut nyawa korban, pelaku juga berhasil membawa kabur mobil mewah Mitsubishi Pajero warna putih milik korban beserta dokumen BPKB kendaraan. Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar gempar sekaligus was-was.

Korban pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangga yang datang ke rumah pada pagi hari. Saat membuka kamar, ia mendapati Nindia tergeletak bersimbah darah. Sang pembantu langsung panik dan meminta pertolongan warga, namun nyawa korban tak terselamatkan. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit untuk keperluan visum.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar yang turun langsung ke lokasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut dugaan sementara korban tewas akibat menjadi korban tindak pidana perampokan disertai kekerasan.

“Benar, korban meninggal dunia akibat luka parah yang diderita. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujar Kombes Pol Boy.

Dari informasi lapangan, diduga pelaku sempat berpura-pura akan melakukan transaksi jual beli mobil dengan korban. Namun saat berada di rumah, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam, lalu melarikan diri dengan membawa kabur mobil Pajero putih dan dokumen penting.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk tetangga dan pembantu rumah tangga korban, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Garis polisi telah dipasang di sekitar rumah korban untuk memudahkan proses penyelidikan.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap modus kejahatan berkedok transaksi jual beli barang berharga. Pihak kepolisian menegaskan akan memburu pelaku hingga tuntas.