Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Nopri

BANGKA BELITUNG, Mattanews.co – Personil Polres Bangka Barat berhasil mengamankan seorang calo dan seorang sopir mobil pengangkut barang kebutuhan pokok, di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok pada hari Selasa (7/4/2020).

Dua orang tersebut diamankan oleh polisi, terkait keterlibatan mereka dalam penyeberangan ilegal penumpang kapal, tanpa ijin pihak yang berwenang yang bertugas di pelabuhan Tanjung Kalian.

Dua orang tersebut masing-masing berinisial YU (41) selaku calo dan NU, (26) sopir mobil pengangkut sembako.

Para pelaku ini diduga telah membantu seorang lelaki untuk menyeberang dari Bangka menuju Palembang.

Yaitu dengan menumpang kapal Fery, tanpa ada ijin pihak yang berwenang, dengan menyamarkan penumpang tersebut sebagai mobil yang dikendarai oleh NU.

Menurut Kapolres Bangka Barat, kejadian ini bermul pada hari Senin (6/4/2020) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Pelaku YU yang saat itu sedang duduk di sebuah warung makan yang berada di Sekitar Pelabuhan Tanjung Kalian.

YU bersama tiga orang sopir yang saat itu sedang menunggu antrian untuk menaiki kapal.

Tiba-tiba didatangi seorang pri tidak dikenal. Kemudian pria tersebut berkata kepada YU bahwa dirinya tidak diperbolehkan menyeberang oleh petugas pelabuhan.

Kemudian YU melihat sebuah mobil Pick up yang membawa barang kebutuhan pokok, yang dikemudikan oleh NU saat itu sedang menunggu antrian dan tidak memiliki kernet.

YU kemudian meminta NU selaku sopir mobil tersebut, untuk membawa penumpang tersebut, dengan cara penumpang tersebut berperan seolah- olah menjadi kernet mobil yang dikendarai NU.

Mengetahui perbuatan kedua pelaku, aparat Kepolisian yang berjaga di pelabuhan langsung bergerak, untuk mengamankan kedua pelaku.

Kapolres Bangka Barat AKBP. M. Adenan mengatakan, para pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Bangka Barat

“Kedua pelaku berhasil diamankan oleh anggota yang bertugas di Pelabuhan, dan langsung kita bawa ke Polres Babar untuk dimintai Keterangan,” ujar Kapolres Bangka Barat, Rabu (8/4/2020).

Kapolres menambahkan, setelah dimintai keterangan, kedua orang yang tersebut akhirnya diminta untuk membuat surat pernyataan. Yaitu untuk tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut.

“Setelah kita periksa, kemudian mereka kita minta untuk membuat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut, dan saya berharap ini bisa menjadi contoh dan bisa memberi efek jera kepada calo penumpang lain, yang memanfaatkan Angkutan logistik dan pelayanan pelabuhan selama masa darurat penanggulangan bencana corona ini,” ucapnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here