BERITA TERKINI

Polres Sergai Semprotkan 20 Ribu Liter Disinfektan di Wilayah Ini

×

Polres Sergai Semprotkan 20 Ribu Liter Disinfektan di Wilayah Ini

Sebarkan artikel ini

Reporter : Muhammad Siddik

SERGAI, Mattanews.co – 2 unit Mobil Damkar dan 4 unit Mobil Double Kabin milik Polres Serdang Bedagai (Sergai) melakukan penyemprotan Disinfektan secara massal di berbagai wilayah Sergai, Selasa (31/03/2020).

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang mengatakan, kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti makumat Kapolri dan Surat Telegram Waka Polri Nomor :ST/1008/III/KES.7/2020 tanggal 27 Maret 2020, tentang penyemprotan disinfektan massal oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Kegiatan ini sebagai bentuk upaya Polri, terutama Polres Serdang Bedagai dalam penangangan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di kabupaten Serdang Bedagai,” katanya.

Dijelaskannya, penyemprotan disinfektan secara massal dibagi menjadi tiga rute yakni, rute 1 Start Mako Polres Sergai- Mata Pao- Sei Buluh, Rute 2 Sei Rampah – Tanjung Beringin dan Rute 3 Sei Rampah – Desa Pon – Sei Bamban.

“Dalam penyemprotan disinfektan massal kita siapkan kendaran Dinas Polri, Damkar dan cairan disinfektan sebanyak 20.000 liter untuk disemprotkan di tiga rute tersebut,” ungkapnya.

Sementara Wabup Serdang Bedagai H.Darma Wijaya mengatakan, hal ini merupakan salah satu tindakan preventif Pemkab Sergai bersama jajaran Gugus Tugas untuk mendukung keselamatan masyarakat degan mencegah dan meminimalisir tingkat penyebaran COVID-19.

“Walau hingga hari ini Sergai masih bersih dari kasus Covid-19, namun usaha preventif tidak akan dikendorkan, malah diharapkan akan semakin ditingkatkan dengan sinergitas seluruh pihak mulai dari Pemkab hingga ke tingkat desa,” katanya

Lanjutnya, semua pihak harus total menerapkan protokol pencegahan. Mulai dari membiasakan cuci tangan minimal 20 detik, menjauhi kerumunan atau keramaian, tidak keluar rumah kecuali untuk kebutuhan mendesak, menggunakan masker dan benar-benar menjalankan physical distancing. COVID-19 bukan perkara sepele, ketidakwaspadaan publik dapat berakibat fatal dan efeknya massif karena sifat virus yang cepat menyebar.

“Namun selama masyarakat disiplin dalam melakukan pencegahan, tidak perlu panik berlebihan. Bersama-sama kita akan mampu memenangkan perlawanan terhadap COVID-19,” ungkapnya.

Selain sudah menerapkan pola belajar dari rumah bagi siswa-siswi se-Kabupaten Sergai, Pemkab juga telah mengeluarkan kebijakan Bekerja dari Rumah/Work from Home (WFH) bagi ASN per tanggal 26 Maret lalu.

“Namun walaupun begitu, kinerja OPD dalam hal pelayanan masyarakat akan tetap dijaga,” pungkasnya.

Editor: APP