Renovasi Masjid Berbalut Marmer, Kepala SMAN 1 Campurdarat: Satu-satunya Yang Ada di Jawa Timur

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Campurdarat Kabupaten Tulungagung Suraji, S.Pd., M.Pd., menyebut Masjid Baiturrahman merupakan satu-satunya yang berbalut marmer yang ada di Jawa Timur.

Pasalnya, kata Suraji, masjid yang ada dibeberapa lembaga pendidikan jenjang SMA di Jawa Timur belum ada yang menggunakan dinding dari marmer.

Pernyataan ini dikatakan Suraji sembari mengajak awak media mattanews.co melihat renovasi Masjid Baiturrahman SMAN 1 Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Senin (12/12/2022).

“Insya Allah, Masjid Baiturrahman di lingkup SMAN 1 Campurdarat akan menjadi satu-satunya masjid dengan berbalut marmer,” ucap Suraji sembari bangga itu.

“Alhamdulillah, renovasi masjid ini sudah berjalan 90 persen, diperkirakan 2 bulan akan rampung,” imbuhnya.

Dia menambahkan pihaknya menilai dengan kemajuan dan perkembangan Information Technology (IT) di lembaga pendidikan memberikan kemanfaatan kepada para siswa-siswi, meskipun di lain sisi juga mendatangkan kemudharatan.

Melihat fenomena sedemikian rupa, lanjut Suraji, maka sangat mutlak diperlukan pembinaan mental terhadap generasi muda terutama kepada anak-anak sekolah.

“Dekadensi moral masalah IT itu memberikan kemanfaatan, selain itu juga mendatangkan kemudharatan, dengan demikian kita berupaya dalam melakukan pembinaan mental anak-anak sekolah khususnya siswa-siswi SMAN 1 Campurdarat,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Suraji menjelaskan berkaitan hal tersebut ia menginisiasi melakukan renovasi Masjid Baiturrahman yang awal dulu dibangun pada tahun 1996.

Ia berharap dengan merenovasi masjid itu agar bisa menampung jamaah dalam jumlah lebih banyak lagi.

“Kita renovasi masjid dengan ukuran 18 kali 15 berarti volumenya lebih kurang 300 meter sehingga kedepannya bisa menampung satu kelas pararel untuk bisa digunakan dalam satu tempat,” terangnya.

Menurut Suraji, bahwasanya Kabupaten Tulungagung itu identik sebutan sebagai kota marmer. Hal ini yang menginisiasi memunculkan sebuah masjid yang memiliki nuansa berbeda dibandingkan dengan lembaga pendidikan tingkat atas lainnya yang ada di Jawa Timur.

“Dengan kearifan lokal sebagai kota marmer, kami ingin memunculkan masjid berbalut marmer sehingga menjadikan dingin alami,” ujarnya.

“Selain itu, dari sisi riil marmer itu bersifat adem dan ayem. Kita berharap dengan tempat yang adem dan ayem ini akan mempengaruhi pada hati anak-anak dalam pembelajaran, selain anak bisa tawaduk kepada guru dan orang tua,” sambungnya.

“Karena, kita menyadari bahwa pendidikan yang dilaksanakan tidak longgar dan mantap itu sangat percuma. Ibarat barang diisikan ya langsung meluber lagi,” kata Suraji menambahkan.

Lebih dalam Suraji memaparkan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam renovasi Masjid Baiturrahman.

Ia mengaku bangga dengan keterbatasan anggaran dalam merenovasi Masjid Baiturrahman akhirnya progresnya sudah hampir rampung.

“Sudah 90 persen hampir jadi, kita perkirakan 2 bulan lagi sudah rampung,” paparnya.

“Agar para jamaah lebih nyaman dalam beribadah, saat ini sudah ada 2 toilet, namun demikian kita akan tambah 1 toilet lagi,” imbuhnya.

“Atas nama lembaga dan pribadi saya ucapkan terima kasih kepada wali murid yang telah mendukung, para alumni, maupun para donatur yang ada di wilayah Besole dan sekitarnya,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait