Sempat Tertunda 2 Tahun, Festival Palembang Darussalam Akhirnya Digelar

MATTANEWS.CO,PALEMBANG – Pembukaan Festival Palembang Darussalam ke 19 Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) resmi di gelar di Atrium Opi Mall Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada, Sabtu (17/4/2021).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal yang meresmikan pembukaan Festival Palembang Darussalam mengatakan, pelaksanaan Festival Palembang Darussalam merupakan agenda yang tertunda dua tahun lalu.

“Sempat tertunda karena Pandemi Covid-19. Alhamdulillah, sekarang dengan menerapkan ptotokol kesehatan, agenda ini bisa digelar,” ujar Aufa.

Aufa yang mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, mengapresiasi KKP yang telah mensponsori dan menginisiasi kegiatan Festival Palembang Darussalam ke 19.

Dalam lanjutannya, ia juga mengatakan bahwa Gubernur Sumsel akan mendukung sepenuhnya setiap kegiatan yang mengangkat budaya Sumsel.

Aufa juga mengutarakan, pada saat penutupan akan dilaksanakan lebih meriah lagi. Beliau juga mengatakan, bila perlu undang seluruh orang Palembang seperantauan.

“Dengan adanya event seperti ini bisa membuat rindu orang yang di rantau. Maka dari itu, penutupan nanti akan dibuat semeriah mungkin,” tutup Aufa.

Ketua KKP Palembang, Abdul Razak mengatakan, Festival Palembang Darussalam guna menggali dan membudayakan budaya Palembang. Kemudian akan dibuatkan dokumentasi, supaya generasi kedepannya mengerti budaya Palembang.

Menurutnya, disetiap agenda Festival Budaya Palembang Darussalam, Pemprov Sumsel selalu mendukung. Tentu hal ini membuat Abdul berbangga hati.

“Dengan adanya kekuatan dari Pemprov Sumsel, agenda ini bisa dilaksanakan,” ucap Abdul.

Abdul berharap Festival Palembang Darussalam di akan mendatang, bisa dilaksanakan lebih meriah lagi. Karena baginya dengan adanya festival ini, bisa membekali pemuda tentang budaya Palembang.

Sedangkan untuk penutupan Festival Palembang Darussalam ke 19, akan dilaksanakan di bulan Juni mendatang. Abdul menyebutkan dalam 2 bulan akan ada 7 lomba.

“Lomba mewarnai, MTQ, lomba Rebana, lomba Syarofal Anam, Mengarak Penganten, lomba lagu Palembang dan lomba pantun Palembang,” tutup Abdul.

Sementara, menurut Sultan Mahmud Badaruddin IV (SMB IV) mengatakan, dengan adanya festival ini, telah menunjukan bahwa ‘Wong Palembang’ itu kompak.

Masih kata SMB IV, kegiatan festival ini bisa memberikan edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat luas. Baginya, budaya dan kesenian warga Palembang itu adalah beragam.

“Semoga kedepannya, agenda ini bisa lebih meriah lagi,” harap SMB IV.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait