BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

TMMD Kodim Mempawah Lebih dari Pembangunan, Membangun Hubungan dan Kenangan

×

TMMD Kodim Mempawah Lebih dari Pembangunan, Membangun Hubungan dan Kenangan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Menjelang berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124, suasana haru menyelimuti lokasi demplot ketahanan pangan Kodim 1201/Mempawah.

Salah satu prajurit Satgas, Praka Edy Junaidi, memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama warga, khususnya para ibu yang kerap membantu aktivitas di lokasi.

Praka Edy mengaku momen ini begitu berarti baginya. Ia menyebut bahwa interaksi dengan warga selama TMMD meninggalkan kesan mendalam.

“Kami datang menjalankan tugas, tapi pulang membawa kenangan dan keluarga baru. Foto-foto ini akan menjadi pengingat kebersamaan yang tak tergantikan,” ujarnya.

Demplot pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi saksi bisu kerja sama erat antara TNI dan warga. Di sela waktu luang, tawa dan canda sering tercipta antara prajurit dan masyarakat, terutama kaum ibu yang rutin menyuplai konsumsi serta semangat.

Dengan ponsel sederhana, Praka Edy mengabadikan suasana penuh kehangatan itu. Baginya, dokumentasi bukan sekadar gambar, melainkan lambang kedekatan dan rasa saling memiliki.

“TMMD ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Lebih dari itu, ini tentang membangun hati dan hubungan antar manusia,” pungkas Praka Edy.

Kebersamaan selama pelaksanaan TMMD Ke-124 tak hanya membuahkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga menyemai rasa kekeluargaan antara prajurit dan warga.

Menjelang berakhirnya program, beberapa ibu-ibu desa diajak berfoto bersama prajurit Satgas TMMD, sebagai bentuk kenang-kenangan yang begitu bermakna.

Salah satu warga, Erna (45), mengungkapkan rasa harunya ketika diminta berpose bersama di demplot ketahanan pangan.

“Kami merasa bangga bisa dekat dengan bapak-bapak tentara. Mereka sangat ramah, rendah hati, dan bekerja tanpa lelah. Foto ini akan kami simpan selamanya,” ujarnya.

Selama program berlangsung, para ibu tidak hanya menjadi penonton. Mereka aktif membantu dengan menyuplai makanan dan minuman, hingga sekadar menyapa untuk menyemangati para prajurit. Interaksi yang terjalin begitu akrab, seolah telah lama saling mengenal.

Erna menyebut bahwa TMMD telah membawa semangat baru dan menyatukan dua sisi masyarakat — warga sipil dan prajurit. Ia berharap silaturahmi ini tetap terjaga, meskipun program telah selesai.

“Kalau rindu nanti, kami tinggal buka galeri foto. Di sana ada senyum dan semangat dari TMMD yang takkan pernah hilang,” tutupnya.