Update Perkembangan Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta Per 12 April 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.082 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.265 orang PCR dites hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 692 positif dan 6.573 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 1.811 orang dites, dengan hasil 49 positif dan 1.762 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 334.130. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 71.442. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 667 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.271 orang yang masih dirawat atau isolasi, “ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Senin (12/4/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 393.290 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 380.560 dengan tingkat kesembuhan 96,8%, dan total 6.459 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,8%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,1%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.537.387 orang (51,2%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 697.480 orang (23,2%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 123.485 orang (110%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 107.583 orang (95,8%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 526.687 orang (57,8%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 177.883 orang (19,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 887.215 orang (44,9%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 412.014 orang (20,8%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait