Warga 3-4 Ulu Palembang Tertangkap Hendak Jual Senpira

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Seorang pria kedapatan membawa senjata api rakitan (senpira) tanpa ijin, warga Jalan KH Azhari, Lorong Sei Semajid, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang ditangkap polisi.

Adapun identitas pelaku diketahui bernama Panji Septiady (32) ditangkap di Jalan Taqwa Mata Merah, Lorong Purwo, Kecamatan Kalidoni Palembang saat anggota Unit Reskrim Polsek Kalidoni sedang berpatroli, Senin (02/01/23) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Dwi Angga Cesario mengatakan, bahwa pelaku ditangkap oleh anggotanya saat sedang patroli dan melintasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat itu anggota kita sedang patroli dan melintasi TKP, melihat pelaku mengendarai motor dengan gerak-gerik mencurigakan,” ujarnya, Jumat (06/01/23).

Kemudian anggotanya melakukan pemberhentian terhadap pelaku, setelah itu anggota langsung melakukan pemeriksaan di tubuh pelaku.

“Saat dilakukan penggeledahan, anggota kita menemukan satu buah senpira berikut dua butir amunisi yang disimpan di pinggang kanan pelaku,” tandasnya.

Setelah mendapatkan barang bukti lanjut dia mengatakan, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kalidoni Palembang.

“Dari hasil pengakuan pelaku, dia mengakui kalau senpira itu hendak dijualnya,” bebernya.

Bacaan Lainnya

Dirinya menuturkan, anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senpira warna silver krom bergagang kayu warna hitam isi silinder empat berikut dua butir amunisi, satu unit sepeda motor Honda BeAT Nopol B 3241 BVW.

“Atas ulahnya pelaku kita jerat pelaku dengan pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, hukuman mati atau penjara seumur hidup, hukuman penjara maksimal 20 tahun,” jelasnya.

Sementara ditempat yang sama, Pelaku yang bernama Panji Septiady (32) ini mengakui bahwa senpira tersebut memang memilikinya baru 2 minggu dari teman sejawat saat bekerja buruh bangunan daerah jalur 19 Banyuasin dengan harga 1,5juta rupiah, hendak dijualnya kembali dengan harga 2,5 juta rupiah.

“Aku bawa senjata ini saat hendak ketemuan dengan pembelinya, tapi malah keburu ketangkap duluan, pistol rakitan itu saya selipkan dipinggang, hendak dijual dengan harga 2,5 juta rupiah dengan orang yang pesan, hasilnya penjualan senpira ini buat biaya kehidupan,” ungkapnya saat rilis resmi oleh Polsek┬áKalidoni.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait