3 Hari Uji Coba ETLE, Ada 1.500 Pelanggar Lalin per Hari di Palembang

  • Whatsapp
Direktur Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis F Hotman Sirait (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
Direktur Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis F Hotman Sirait (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) hingga kini masih melakukan uji coba penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, terutama di Kota Palembang Sumsel.

Hingga kini, sudah ada dua kamera yang terpasang di dua titik tertentu yang ada di Palembang. Seperti di Simpang 5 DPRD Sumsel dan kawasan simpang Polda Sumsel.

Bacaan Lainnya

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis F Hotman Sirait mengatakan, rencananya akan ada 9 titik kamera ETLE terpasang, di sejumlah wilayah di Kota Palembang. Yang mana akan memantau dan menindak para pengendara yang melanggar lalu lintas (lalin).

“Uji coba ETLE terus berjalan hingga saat ini, dua kamera yang sudah terpasang sudah berjalan dengan baik. Tapi belum dilakukan penegakan hukumnya, karena masih menunggu launching dulu,” ucapnya, Senin (19/4/2021).

Hotman memberi informasi seputar penerapan kamera ETLE, yang sudah terpasang di dua titik yang ada. Yang mana terdapat banyak pelanggaran yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

“Dalam waktu tiga hari uji coba, satu hari bisa sampai rata-rata 1.400 – 1.500 pengendara pelanggar lalin, yang terekam dari satu kamera ETLE yang terpasang,” ujarnya.

Menurutnya, angka pelanggaran ini pun terbilang tinggi yang terjadi dalam sehari di Kota Palembang.

Kebanyakan pelanggar melawan arah, serta tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. Namun pihaknya tidak langsung menindak dikarenakan masih tahap uji coba.

“Pelanggar didominasi roda dua dan juga roda empat, tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus itu paling banyak pelanggarnya,” katanya.

Ketika sudah mulai diterapkan, lanjutnya, baru akan diberlakukan surat tilang. Yang mana akan dikirim ke alamat tempat tinggal pelanggar.

“Saya imbau masyarakat tetap mematuhi dan tetap tertib, dalam berlalu lintas. Kamera ETLE ini beroperasi selama 24 jam,” ucapnya di Palembang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait