BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Bupati Kapuas Hulu Lantik Ratusan Pengurus PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan GenRe

×

Bupati Kapuas Hulu Lantik Ratusan Pengurus PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan GenRe

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar pelantikan dan pengukuhan serentak bagi Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD Kecamatan, serta Ayah dan Bunda GenRe se-Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 14 April 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu dihadiri langsung Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco.

Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi seluruh organisasi mitra pemerintah di tingkat kecamatan untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut para camat, kepala OPD terkait, serta ratusan pengurus dari 23 kecamatan se-Kabupaten Kapuas Hulu.

Bupati: Optimalkan 10 Program Pokok PKK

Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan menegaskan bahwa PKK, Posyandu, PAUD, dan GenRe memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata memperkuat jejaring kerja pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat desa.

“PKK sebagai mitra pemerintah memiliki spektrum program yang luas, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga sosial. Oleh karena itu, saya harap seluruh pengurus dapat mengoptimalkan 10 program pokok PKK serta terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegas Bupati Fransiskus Diaan.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Sinergi itu dinilai menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Isu stunting, ketahanan pangan keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga, hingga pembinaan remaja tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Butuh kerja bersama,” ujarnya.

Ketua TP PKK: Efisiensi Anggaran Bukan Halangan

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco, S.H., M.H, dalam sambutannya menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang saat ini terjadi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Ia mengakui kebijakan tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan program PKK di Kapuas Hulu.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi secara luas, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu, kita menyesuaikan pelaksanaan program-program yang tidak terlalu memakan biaya. Hal ini dikarenakan sebagian besar kegiatan belum mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan masih mengandalkan APBD,” jelas Angeline.

Meski TP PKK Kabupaten Kapuas Hulu juga mengalami pengurangan anggaran, Angeline memastikan pihaknya tidak akan mengurangi semangat pengabdian.

“Kami tetap berkomitmen untuk menjalankan program secara optimal melalui pendekatan yang lebih efektif, kreatif, dan tepat sasaran. Fokus pada kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Angeline menambahkan, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan OPD teknis agar program PKK selaras dengan program pemerintah daerah. Dengan begitu, meski anggaran terbatas, dampak program tetap maksimal.

Perkuat Peran Strategis di Lapangan

Pelantikan serentak ini melantik Ketua TP PKK sekaligus mengukuhkan mereka sebagai Ketua Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD Kecamatan, serta Ayah dan Bunda GenRe di wilayah masing-masing.

Artinya, satu orang pengurus memegang empat peran strategis yang saling berkaitan dalam pembinaan keluarga.

Ketua Pembina Posyandu bertugas memastikan layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak berjalan optimal, termasuk upaya percepatan penurunan stunting.

Bunda PAUD berperan menggerakkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas dan menyenangkan. Sementara Ayah dan Bunda GenRe menjadi figur yang mendampingi remaja dalam merencanakan masa depan, menjauhi pernikahan dini, seks bebas, dan narkoba.

“Kita ingin memastikan anak-anak Kapuas Hulu tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan siap bersaing. Semua itu dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat,” kata Bupati.

Optimis Wujudkan Masyarakat Berdaya Saing

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran PKK dan mitra kerja lainnya dalam mendukung pembangunan daerah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu optimis program-program pemberdayaan masyarakat tetap berjalan optimal.

Kuncinya ada pada tiga hal: sinergi lintas sektor, inovasi program yang hemat biaya namun berdampak besar, dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau semua bergerak bersama, keterbatasan anggaran bukan jadi penghalang. Justru memaksa kita lebih kreatif,” tutup Bupati. (*)