LSM Kritik Keras Mangkraknya Proyek Pembangunan Faskes Dinkes Kapuas

  • Whatsapp
Ketua LSM Forum Pemuda Reformasi Kapuas Maseran Mahmud (Angga / Mattanews.co)
Ketua LSM Forum Pemuda Reformasi Kapuas Maseran Mahmud (Angga / Mattanews.co)

“Penegak Hukum Jangan Diam Terkait Proyek Mangkrak Di Mantangai”

Bacaan Lainnya

MATTANEWS.CO, KAPUASMangkraknya proyek pembangunan fasilitas kesehatan (faskes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng), mendapat protes keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Pemuda Reformasi Kabupaten Kapuas.

Menurut Ketua LSM Forum Pemuda Reformasi Kapuas Maseran Mahmud, proyek pembangunan faskes Dinkes Kapuas yang mangkrak tersebut, harus ditindaklanjuti oleh penegak hukum.

Seperti Kuasa Penguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK) dan kontraktor pelaksana sebagai pemenang tender proyek tersebut.

“Jika dilihat dari jumlah nominal pagu dana proyek yang lebih dari Rp12 miliar, tentunya pemerintah pusat sangat berharap proyek tersebut selesai sesuai harapan. Agar semua kesulitan masyarakat setempat, terkait pelayanan kesehatan bisa tercover,” katanya, Minggu (28/2/2021).

Dengan terhentinya proyek pembangunan faskes Dinkes Kapuas di Lamunti C2 tersebut, dia menilai hal tersebut sangat merugikan warga sekitar dan negara, yang telah menggelontorkan dana cukup besar.

Jika ditemukan indikasi kerugian negara akibat pembangunan yang mangkrak tersebut, lanjutnya, proses hukum harus segera dilakukan.

“Ini untuk pelajaran sekaligus memberi efek jera, agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya di Kabupaten Kapuas.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait