Merasa Ditipu, Efran Laporkan Carma Karena Belum Kembalikan Uangnya

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Efran Andinata (37), warga Jalan Pelita, Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali, Provinsi Sumatera Selatan, merasa ditipu rekan bisnisnya atas nama Carma karena dijanjikan sebuah proyek cor beton, namun batal dan belum mengembalikan uangnya sebesar Rp 25 juta, hingga akhirnya membuat laporan kepolisian di Polrestabes Palembang, pada Kamis (15/04/2021) malam.

Perististiwa penipuan tersebut juga tertuang dalam laporan Polisi (LP) korban dengan Nomor : STTLP / 683 / IV / 2021 / SPKT / POLRESTABES PALEMBANG / POLDA SUMSEL.

Menurut Efran, kejadian yang dialaminya tersebut terjadi pada Rabu (03/03/2021) lalu, sekitar pukul 19.30 WIB, di jalan Rajawali, tepatnya di sebuah cafe My Kopi’O, Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur III Palembang.

“Saya kenal sama terlapor itu tahun 2020 lalu, kemudian pada Februari 2021 terlapor menghubungi saya untuk bertemu di kota Palembang. Dia mengajak saya untuk berbisnis membangun proyek cor beton di kota Palembang,” ungkap korban Efran.

Lantaran tertarik dengan bisnis tersebut, lanjut korban, ia pun yakin dan menyerahkan uang sebesar Rp 25 juta kepada terlapor Carma.

“Terlapor itu berjanji proyek tersebut akan berjalan pada tanggal 1 April 2021. Tapi, setelah ditunggu sampai tanggal yang di janjikan olehnya, ternyata proyek tersebut tidak berjalan,” bebernya.

Lantaran proyek cor beton tidak berjalan, korban pun mengajak terlapor bertemu pada 7 April 2021. Ketika bertemu, terlapor berjanji akan mengembalikan uang korban pada tanggal 14 April 2021.

“Ngakunya proyek yang ia janjikan batal berjalan, jadi dia mau mengembalikan uang saya. Memang sejak tanggal 1 April itu, saya sudah curiga karena proyeknya kok tidak berjalan. Sampai saya buat laporan sekarang ini juga, uang saya belum dikembalikannya, seluruh kontak saya sudah di blokir oleh terlapor,” tutup Efran, berharap agar terlapor segera ditangkap, usai dirinya membuat laporan kepolisian.

Laporan korban tentang tindak pidana Penipuan telah diterima oleh pihak kepolisian bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Hal itu dibenarkan Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah, ketika di konfirmasi diruang kerjanya, pada Jumat (16/04/2021).

“Untuk saat ini laporannya tengah dalam penyelidikan unit Reskrim,” tutupnya singkat.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait