Tertipu Proyek Fiktif, SDM Merugi Rp 1,2 Miliar

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – SDM (57) didampingi Kuasa Hukumnya, Muhammad Aminuddin dan Wimpi melaporkan, DN ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (1/3/2021), atas dugaan penipuan proyek fiktif, proyek percepatan peningkatan tata guna air irigasi hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 1,255 Miliar, yang sempat ditransfer melalui Bank Sumsel Babel, Jalan Kol Atmo, Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I pada Kamis (2/10/2020) pukul 14.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kepada petugas piket, warga Jalan Kasnariansyah, Lorong Kurnia, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang menjelaskan, pelaku kerap disapa Dian. Pelaku ini menawarkan proyek percepatan peningkatan tata guna air irigasi dengan perjanjian, pembagian hasil kerja.

“Beliau menjanjikan kerjasama yang sangat mengiurkan bagi klien kami. Karena terpancing, klien kamipun memberikan uang sebesar Rp 1,255 Miliar dengan dua kali transaksi, ke rekening mandiri, nomor rekening 126000794447,” papar Penasehat Hukum korban, Muhammad Aminuddin dan Wimpi, kepada awak media.

Pengacara yang kerap disapa Amin Tras ini menambahkan, dengan dua kali transaksi yang dilakukan kliennya, cukup mengundang tanda tanya besar, karena hasil uang yang dikirim untuk proyek tersebut nihil alias proyek tidak ada.

“Transaksi pertama dilakukan di Jakarta dan kedua di Palembang pada 2 Oktober 2020 lalu, tepatnya di Bank Sumsel Babel. Belakangan, proyek yang dijanjikan pelaku itu ternyata fiktif, sementara uang yang dikirimkan klien kami tidak dikembalikan,” ungkap Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumatera Selatan ini.

M Aminuddin berharap, agar laporan kliennya cepat ditindaklanjuti penyidik.

“Kami sudah beberapa kali menghubungi pelaku, namun tidak ada titik terang. Dengan mengambil langkah hukum ini, semoga aparat kepolisian, khususnya penyidik dapat memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Laporan penipuan korban ini sendiri sudah diterima Ka SPK Polrestabes Palembang pimpinan Ipda Riady Sasongko dan kini masih dalam tindak lanjut reskrim.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait