Tiga Orang Remaja Diduga Hendak Tawuran Diamankan Aparat Gabungan

  • Whatsapp
Pelakasanaan route patroli di jalan raya lampu merah Karawang Timur, terminal Klari, Areal Perum Kartika Residence, jalan raya Kosambi Telagasari,  Perumahan De'Kraton Desa Pancawati Kecamatan Klari.
Pelakasanaan route patroli di jalan raya lampu merah Karawang Timur, terminal Klari, Areal Perum Kartika Residence, jalan raya Kosambi Telagasari,  Perumahan De'Kraton Desa Pancawati Kecamatan Klari.

MATTANEWS.CO,KARAWANG – Kapolsek Klari Kompol Ricky Adiptama ,S.H.,S.I.K.,M.M. pimpin Giat Ops Imbangan Woro – woro Gabungan bersama Koramil 0412 Klari dan Instansi terkait dalam Rangka Ops Yustisi PPKM dan KRYD di malam hari di wilayah Kecamatan Klari di masa Pandemi COVID – 19, Sabtu (17/04/2021). Dalam giat tersebut ditemukan adanya kerumunan di kedai kuliner yang melanggar prokes kemudian kedai tersebut ditutup secara humanis serta mengamankan 3 orang anak remaja yang masih duduk dibangku sekolah yang diduga hendak tawuran.

“Kami amankan 3 orang remaja yang di duga hendak tawuran yang berinisial AF (16) anggota sebuah ormas di Karawang dalam kondisi bau miras sedangkan BKR (15 ) dan MR (13) dengan ditemukan di HP miliknya adanya video terkait aksi kekerasan keributan geng motor”,kata Kapolsek Klari

Bacaan Lainnya

Pelakasanaan route patroli di jalan raya lampu merah Karawang Timur, terminal Klari, Areal Perum Kartika Residence, jalan raya Kosambi Telagasari,  Perumahan De’Kraton Desa Pancawati Kecamatan Klari.

“Sasaran giat yang kami lakukan diKafe dan Warem, Kedai Kuliner,dengan melakukan pembubaran kerumunan warga yang tidak menerapkan Prokes Covid – 19 di perbatasan wilayah jalur Desa Belendung – Majalaya dan Pancawati – Purwasari”,ucap nya

Lebih lanjut kami bersama aparat gabungan membagikan masker kepada Warga yg tidak menggunakan Masker sebanyak 100 Pcs serta membubarkan comunitas muda mudi yg sedang nongkrong tanpa memperhatikan protokol kesehatan dan melakukan peneguran yg tidak menggunakan masker.

“Kami memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar melakukan pembatasan kegiatan restoran / kedai kuliner bahwa kegiatan restoran makan / minum di tempat sebesar 50 persen,pembatasan jam operasional mal /pusat perbelanjaan hingga pukul 21.00 WIB,pemesanan makanan melalui pesan – antar/dibawa pulang ( take – away / delivery ) tetap diizinkan serta mobiling secara random ( Acak ) ke titik rawan antisipasi tawuran dan maraknya kembali keberadaan geng motor yg meresahkan warga masyarakat,” ujarnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait